Media KampungArsenal menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) dalam final Liga Champions yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026. Dalam pertandingan ini, Arsenal memilih untuk menempatkan Viktor Gyokeres di bangku cadangan, meskipun ia telah menunjukkan performa yang mengesankan sepanjang musim.

Mikel Arteta, pelatih Arsenal, memutuskan untuk mengandalkan Kai Havertz sebagai ujung tombak timnya. Keputusan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi taktis, dengan Gyokeres dan Eberechi Eze yang juga berada di bangku cadangan.

Gyokeres telah menjadi pemain kunci bagi Arsenal dengan mencetak 14 gol di Premier League dan 5 gol di Liga Champions musim ini. Namun, Arteta memilih untuk menurunkan pemain lain yang dianggap lebih sesuai untuk strategi yang diinginkan di final ini.

PSG, yang merupakan juara bertahan, juga menurunkan skuad terbaik mereka, dengan Ousmane Dembele yang menjadi andalan di lini depan. Pertandingan ini sangat penting bagi Arsenal, karena mereka berusaha meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Setelah 90 menit bermain, skor masih imbang 1-1 setelah Havertz membuka skor dan Dembele menyamakan kedudukan melalui penalti. Pertandingan kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu, di mana kedua tim berusaha menemukan gol penentu.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.