Media Kampung, Arlington — Timnas Spanyol memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada laga semifinal yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

Dua gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui titik penalti pada menit ke-22 dan Pedro Porro pada menit ke-58. Hasil ini membawa La Roja melaju ke partai final yang akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, di MetLife Stadium, East Rutherford, New York.

Jalannya Pertandingan

Spanyol tampil dominan sejak menit awal. Pada menit ke-22, Lamine Yamal dilanggar oleh Lucas Digne di kotak penalti, dan wasit menunjuk titik putih. Oyarzabal yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Prancis untuk membawa Spanyol unggul 1-0.

Prancis mendapat pukulan pada menit ke-30 setelah bek William Saliba mengalami cedera hamstring dan digantikan oleh Maxence Lacroix. Tim asuhan Didier Deschamps kesulitan mengembangkan permainan dan lebih mengandalkan umpan lambung.

Memasuki babak kedua, Spanyol memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-58 melalui kerja sama satu-dua antara Dani Olmo dan Pedro Porro yang diselesaikan dengan baik oleh Porro.

Prancis beberapa kali mengancam melalui Kylian Mbappe, namun kiper Unai Simon tampil gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menghalau peluang dari Desire Doue pada menit ke-81.

Rekor dan Statistik

Kemenangan ini membuat Spanyol menyamai rekor 37 pertandingan tanpa kekalahan yang sebelumnya dipegang oleh Italia asuhan Roberto Mancini. Jika tidak kalah di final, Spanyol akan memecahkan rekor tersebut.

Bagi Prancis, kekalahan ini mengakhiri enam kemenangan beruntun di turnamen dan gagal mencapai final ketiga berturut-turut. Kylian Mbappe menutup turnamen dengan 8 gol, sama dengan Lionel Messi, dan total 20 gol di Piala Dunia, hanya satu gol di belakang Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Pernyataan Pelatih

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan timnya adalah konsistensi dalam menjalankan filosofi permainan yang telah dibangun selama hampir empat tahun terakhir. “Kami memulai hampir empat tahun lalu dengan sebuah ide dan kami tetap setia pada ide itu, dan itu membawa kami ke sini,” ujarnya. Ia juga memuji dedikasi para pemain yang membuat hal sulit terlihat mudah.

De la Fuente memberikan penghormatan kepada Prancis sebagai salah satu tim nasional terbaik di dunia. Namun, ia menegaskan bahwa timnya pantas menang berkat komitmen dan solidaritas yang ditunjukkan sepanjang pertandingan.

Di final, Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris yang akan bertanding pada Kamis (16/7/2026).