Media Kampung – Mauricio Souza, pelatih Persija Jakarta, mengungkapkan bahwa keputusan pindah ke Bali setelah laga melawan PSIM Yogyakarta merupakan langkah yang positif bagi timnya. Ia menekankan bahwa setiap pertandingan diperlakukan seperti final, sehingga perubahan lokasi latihan dianggap memperkuat mental juara.
Pertandingan Persija melawan PSIM pada 22 April 2026 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Emaxwell Souza pada menit ketujuh. Hasil ini menambah tiga poin penting bagi Persija, yang kini berada di posisi tiga klasemen dengan 58 poin.
Setelah laga, Mauricio Souza menyatakan bahwa kepindahan tim ke Bali akan memberikan suasana baru dan meningkatkan kebugaran pemain menjelang sisa musim. Ia menambahkan bahwa fasilitas kebugaran di Bali lebih mendukung program pemulihan cedera, termasuk bagi Shayne Pattynama dan Witan Sulaeman yang tengah dalam proses rehabilitasi.
Dalam konferensi pers, pelatih tersebut menekankan pentingnya konsistensi performa selama 90 menit penuh. “Kami harus selalu fokus dan menjaga standar permainan yang telah kami rancang, karena setiap laga adalah final bagi kami,” ujarnya.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Persija menguasai penguasaan bola sebesar 58 persen, namun hanya mencetak satu gol. Mauricio Souza mengakui kurangnya kreativitas di zona final third, terutama dalam pilihan umpan yang terlalu banyak mengarah ke crossing.
Ia juga memberi pujian kepada PSIM atas disiplin taktiknya, mencatat bahwa tim tamu mampu menahan tekanan Persija dengan menumpuk pemain di area pertahanan. “Meskipun mereka sedang mengalami penurunan performa, kualitas pemain PSIM tetap tinggi,” kata Mauricio.
Perpindahan ke Bali dijadwalkan berlangsung selama dua minggu, dengan fokus pada sesi taktik, latihan fisik, dan pemulihan pemain yang cedera. Selama periode tersebut, tim akan berlatih di fasilitas pusat kebugaran Bali United yang dilengkapi dengan teknologi pemulihan modern.
Pelatih Persija menegaskan bahwa agenda latihan di Bali akan mencakup simulasi situasi pertandingan, termasuk penekanan pada variasi serangan selain crossing. Ia berharap pemain dapat mengimplementasikan strategi tersebut pada laga berikutnya melawan Borneo FC pada 28 April 2026.
Kondisi terbaru menunjukkan bahwa Persija tetap dalam persaingan ketat untuk gelar, dengan selisih lima poin dari Borneo FC dan enam poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung. Dengan semangat baru dari pindah ke Bali, Mauricio Souza optimis tim dapat mempertahankan momentum positif hingga akhir kompetisi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan