Media Kampung – Tim arung jeram asal Sleman berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menempati posisi empat besar dalam Kejuaraan Arung Jeram Open R4-2026 yang digelar di Sungai Oya, Gunungkidul, akhir pekan lalu. Kompetisi ini diikuti oleh sepuluh tim dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan mempertandingkan nomor R4 Open Rafting Race Sprint serta Head to Head.

Kelima atlet muda yang mewakili Sleman, yaitu Farel Setya Ananta, Fransisco Johan Mahendra, Raditya Putra Winasis, Junanta Eka Saputra, dan Raditya Ananda Yuwana, menunjukkan semangat juang tinggi meskipun masih tergolong pemula. Di nomor Sprint maupun Head to Head, mereka sama-sama berhasil finis di posisi keempat, sehingga membawa Sleman mengamankan tempat di peringkat empat klasemen umum dengan total skor 246.

Perwakilan Pengurus Cabang Federasi Arung Jeram Indonesia Sleman, Hardi Zul Fadli, yang akrab disapa Angelo, menyatakan bahwa hasil tersebut cukup mengejutkan mengingat sebagian besar atlet masih berstatus pelajar dan baru berlatih selama sembilan hari sebelum kejuaraan. Beberapa atlet seperti Raditya Putra dan Raditya Ananda masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Berbah, sedangkan Junanta belajar di SMP Muhammadiyah 3 Depok dan Johan di SMK Negeri 3 Yogyakarta.

Angelo menambahkan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi pembinaan mental bertanding para atlet muda Sleman. “Anak-anak masih tampak cemas melakukan kesalahan yang bisa memengaruhi skor, sehingga mental bertanding perlu terus diasah agar kekhawatiran itu berubah menjadi motivasi untuk meraih kemenangan,” ujarnya.

Dalam klasemen umum, Sleman berada di bawah tiga tim lain, yaitu FAJI Bantul di posisi pertama, Mapala Trigasana ITDA Jogja di tempat kedua, dan Tim Yuyu Kangkang FAJI Gunungkidul di peringkat ketiga. Jarak poin antara Sleman dan tim teratas hanya sekitar 30 poin, menunjukkan persaingan yang cukup ketat di antara peserta kejuaraan.

Setelah kejuaraan, para atlet Sleman kembali menjalani program latihan rutin yang diadakan di Embung PIAT UGM dan kawasan wisata Pasiraman Opak Kalitirto, Berbah. Latihan ini dipersiapkan untuk memperkuat kemampuan dan mental mereka dalam menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Keberhasilan tim arung jeram Sleman ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet muda dengan persiapan yang singkat namun fokus dapat menghasilkan capaian yang menjanjikan. Harapan ke depan, pengalaman di Open R4-2026 akan menjadi pijakan bagi para atlet untuk terus berkembang dan memperbaiki performa di kompetisi tingkat regional dan nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.