Media Kampung, Kilatan cahaya berwarna kehijauan yang melintas di langit Yogyakarta, Bekasi, dan Cirebon pada Sabtu (11/7/2026) malam dipastikan sebagai fenomena meteor bolide. Hal ini disampaikan oleh Pendiri Jogja Astro Club (JAC) Mutoha Arkanuddin.

Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah video amatir dan kamera CCTV. Dalam rekaman, tampak cahaya hijau menukik dari langit lalu lenyap sebelum mencapai tanah. Waktu kejadian tercatat sekitar pukul 21.23 WIB.

Apa Itu Meteor Bolide?

Mutoha menjelaskan bahwa bolide adalah meteor yang sangat terang dengan lesatan cepat dan meledak sebelum menyentuh tanah. Diameternya biasanya lebih dari satu meter. Karena meledak di atmosfer, meteor jenis ini umumnya tidak berdampak ke permukaan bumi.

“Sejauh ini sangat jarang jatuhan meteor sampai melukai orang; biasanya jatuh di laut, hutan, gurun, atau tempat-tempat yang bukan pemukiman. Kalaupun di pemukiman, biasanya hanya serpihan kecil yang tidak membahayakan,” ujarnya.

Meteor Sporadis, Bukan Hujan Meteor

Berdasarkan waktu dan arah lintasannya, meteor ini termasuk meteor sporadis, bukan bagian dari hujan meteor tertentu. Setiap hari diperkirakan hampir 50 ton batuan meteor menghujani Bumi, mulai dari ukuran debu hingga beberapa meter. Namun, sebagian besar tidak terlihat karena terjadi di siang hari atau ukurannya sangat kecil.

Mutoha menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir. Bumi memiliki atmosfer sebagai pelindung, dan 70% permukaan Bumi adalah lautan, sehingga meteor lebih sering jatuh di tempat sepi.

Konfirmasi BMKG

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Daerah Istimewa Yogyakarta, Reni Kraningtyas, mengatakan bahwa urusan benda langit merupakan ranah BRIN. “Untuk benda angkasa, langsung ke BRIN nggih,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak atau temuan serpihan meteor di lokasi-lokasi yang disebutkan.