Media Kampung, Jakarta – Fiorentina memutuskan kontrak Fabio Grosso sebagai pelatih kepala setelah tim mencatat tiga kekalahan beruntun pada awal musim Serie A 2026/2027. Dalam tiga pertandingan, La Viola hanya mencetak satu gol sementara kebobolan sembilan gol, dengan hasil 0-4 melawan AS Roma, 0-3 dari Frosinone di kandang, dan 1-2 dari Torino.
Keputusan tersebut diumumkan pada hari Minggu, menyusul pernyataan resmi klub yang menegaskan bahwa performa tim berada di dasar klasemen. Fabio Grosso, pemenang penalti final Piala Dunia 2006, sebelumnya menjabat sebagai pelatih Fiorentina selama kurang dari tiga bulan, menggantikan Paolo Vanoli pada Juni 2026 dengan kontrak dua tahun.
Sebagai pengganti, Fiorentina kembali mengangkat Paolo Vanoli, yang sempat melatih tim pada akhir musim 2025/2026 dan berhasil mengangkat posisi klub dari zona degradasi ke peringkat ke-15. Vanoli akan memimpin tim pertama kali pada pertandingan tandang melawan Venezia pada hari Jumat, yang juga belum meraih poin dalam tiga laga pertama.
Penunjukan kembali Vanoli dianggap langkah cepat klub untuk menghentikan penurunan performa dan mengembalikan stabilitas. Sementara itu, masa depan Fabio Grosso di dunia sepak bola masih belum jelas, mengingat prestasinya sebagai pemain dan pengalaman melatih di klub-klub seperti Sassuolo, Bari, dan Olympique Lyonnais.














Tinggalkan Balasan