Maluku Gaungkan Semangat Pancasila dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

Media Kampung – Ambon, Maluku — Dalam suasana khidmat, Pemerintah Provinsi Maluku menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman belakang Kantor Gubernur Maluku, Senin (16/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting di mana Maluku gaungkan semangat Pancasila dalam memperkuat nilai persatuan dan kesatuan bangsa serta menegaskan kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia.

Upacara Resmi dan Kehadiran Pejabat Pemerintah

Upacara yang dihadiri oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku ini berlangsung dengan penuh khidmat. Sekretaris Daerah Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Komandan Upacara dipercayakan kepada Plt. Kepala Biro Organisasi Setda Maluku, Marisca L.N. Kakiailatu, S.STP., M.Si., sedangkan Perwira Upacara dijabat oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Maluku, Suriyanti Anwar, S.STP., M.Si. Pengibaran bendera dilakukan oleh perwakilan Paskibraka SMA Negeri 1 Ambon, dan doa diakhiri oleh staf Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Maluku, Yudha Sagita, S.Tr.IP.

Pidato Kepala BPIP: Pancasila sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Maluku membacakan pidato dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Pidato tersebut menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya seremoni tahunan, melainkan saat refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam setiap jiwa warga negara.

Dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, pidato itu menyoroti peranan Pancasila yang tidak hanya menjadi perekat keberagaman bangsa Indonesia, tetapi juga sebagai solusi bagi terciptanya perdamaian dunia secara berkelanjutan. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman fragmentasi, Pancasila tetap menjadi bintang penuntun yang menjaga Indonesia tetap kokoh sebagai bangsa yang majemuk.

Makna Pancasila bagi Bangsa Indonesia dan Dunia

Indonesia, dengan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, membuktikan bahwa keberagaman dapat bersatu dalam satu identitas kebangsaan. Nilai-nilai Pancasila menjadi jangkar moral menghadapi berbagai tantangan, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik. Indonesia secara aktif berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia melalui pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang tertindas.

Pidato tersebut menegaskan, “Perdamaian bukan sekadar tidak adanya perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.” Pesan ini menjadi pengingat penting untuk terus memperkuat semangat Pancasila, khususnya di daerah-daerah seperti Maluku.

Pesan untuk Generasi Muda dan Kepala Daerah

Kepada generasi muda, disampaikan ajakan untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) sebagai pedoman dalam menghadapi perkembangan zaman yang cepat dan kompleks. Sementara itu, para kepala daerah diingatkan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak masyarakat kecil, serta tidak meninggalkan kelompok rentan.

Maluku Gaungkan Semangat Pancasila sebagai Benteng Kebangsaan

Peran Maluku dalam konteks ini sangat vital sebagai bagian dari Indonesia yang majemuk. Melalui upacara dan refleksi nilai-nilai Pancasila, Maluku gaungkan semangat Pancasila sebagai benteng kebangsaan dan fondasi perdamaian, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga persatuan dan harmoni sosial.

Pesan penutup pidato mengajak seluruh elemen bangsa untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan. “Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan selalu hidup dalam denyut nadi seluruh anak bangsa,” tegasnya menutup pidato.

Menguatkan Identitas Bangsa Melalui Pancasila

Perayaan Hari Lahir Pancasila di Maluku tahun ini menjadi bukti nyata bagaimana semangat Pancasila terus digaungkan dan dijaga. Dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan keadilan sosial, Maluku berkomitmen untuk menjadi bagian aktif dalam menjaga persatuan bangsa dan ikut serta dalam membawa Indonesia ke pentas dunia sebagai negara yang berkontribusi dalam perdamaian global.

Melalui momentum ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Maluku, dapat terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat persatuan, dan berkontribusi positif pada pembangunan nasional dan perdamaian dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.