Media Kampung, Jakarta — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menargetkan pembangunan 35.800 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih rampung pada Agustus 2026. Target ini disampaikan dalam acara Seminar Nasional Koperasi Desa Merah Putih di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Kamis (16/7).
Yandri menegaskan bahwa program ini masih dalam tahap pembangunan fisik, sehingga belum bisa dinilai dari sisi hasil operasional. “Sekarang ada sebagian publik seolah-olah sekarang harus selesai, harus sukses. Sementara kita belum pada tahap ke sana,” ujarnya.

Sarana pendukung koperasi, seperti gudang, gerai, dan sarana logistik, masih dalam proses pembangunan. Pengerjaan 35.800 unit kopdes ditargetkan selesai pada Agustus 2026. Pembangunan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap, terutama di desa-desa yang masih terkendala penyediaan lahan. “Salah satu kendala yang paling besar itu adalah kesiapan lahan,” kata Yandri.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menambahkan bahwa pemerintah masih menuntaskan pembangunan fisik sebelum seluruh bantuan dan barang bersubsidi mulai didistribusikan melalui koperasi. “Kata Agrinas Pangan nanti 31 Agustus baru jadi 35.800 sekian. Langsung dikasih manager,” kata Zulhas.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi sebagai pusat distribusi barang bersubsidi dan bantuan pemerintah. Dengan rampungnya 35.800 unit pada Agustus 2026, diharapkan koperasi-koperasi ini segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.



















Tinggalkan Balasan