Media Kampung, SragenDewi Sri Lestari, ibu dari Bilqis Rajiansyah, masih mengalami trauma mendalam setelah putrinya ditemukan tewas bersimbah darah di rumah mereka di Dukuh Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen, Jawa Tengah. Akibat trauma tersebut, Dewi memutuskan meninggalkan rumah yang baru dibeli sekitar lima bulan sebelumnya dan memilih untuk menetap di rumah ayahnya di Dusun Prayunan, Desa Dawung.

Sejak peristiwa tragis itu, Dewi tidak lagi menempati rumah yang kini kosong karena masih dihantui rasa kehilangan dan kenangan yang menyakitkan. Ia mengaku kerap bermimpi tentang Bilqis yang meninggal dunia, sehingga rasa trauma belum juga hilang. Dewi berharap pelaku pembunuhan yang merenggut nyawa anaknya mendapat hukuman seberat-beratnya sebagai bentuk keadilan.

Baca juga:

Peristiwa dan Dampak Trauma

Bilikis Rajiansyah ditemukan tewas di rumahnya dengan kondisi bersimbah darah, peristiwa ini terjadi di Dukuh Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. Kasus pembunuhan ini tidak hanya menghebohkan warga setempat tetapi juga meninggalkan luka batin yang sangat dalam bagi keluarga korban, terutama sang ibu.

Dewi Sri Lestari mengikuti proses rekonstruksi kasus kematian anaknya yang dilakukan di lokasi kejadian. Namun, trauma yang dialami membuatnya tidak mampu tinggal di rumah tersebut lagi. Rumah yang sebelumnya penuh dengan harapan kini menjadi sumber kenangan pahit yang membuat Dewi memilih tinggal sementara di rumah ayahnya.

Baca juga:

Harapan Keadilan dan Pemulihan

Dewi menyampaikan harapan agar pelaku pembunuhan mendapatkan hukuman setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku. Ia juga menyatakan bahwa dirinya belum siap dan tidak berencana kembali ke rumah tersebut dalam waktu dekat karena trauma yang masih membekas.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan dan penegakan hukum bagi korban kekerasan, terutama anak-anak. Masyarakat dan aparat kepolisian diharapkan dapat bekerja sama untuk memastikan kasus ini ditangani dengan serius dan pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya.

Baca juga:

Peristiwa tragis ini membawa dampak emosional yang mendalam bagi keluarga korban dan komunitas setempat. Dukungan psikologis dan sosial sangat dibutuhkan untuk membantu keluarga dan warga sekitar dalam proses pemulihan dari trauma yang ada.

Hingga saat ini, proses hukum terhadap pelaku masih berjalan, dan masyarakat berharap proses tersebut dapat memberikan keadilan bagi Bilqis dan keluarganya.