Media Kampung – YTR (29), seorang wanita di Bandung yang menjadi korban penyekapan dan penganiayaan selama tiga tahun, akhirnya menceritakan awal mula perkenalannya dengan terduga pelaku, Taufik Hidayat (30). Peristiwa ini terjadi di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dalam rekaman suara yang diterima kumparan pada Senin (22/6), YTR mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Taufik awalnya berjalan normal. Saat itu, ia masih bekerja dan memiliki penghasilan sendiri.
Namun, situasi berubah setelah YTR memutuskan berhenti dari pekerjaannya. Keputusan itu diambil karena atasan YTR dan Taufik terlibat konflik. “Gimana lagi, namanya dia kan pacar aku. Awalnya biasa aja, dulu juga aku kerja. Cuma akhirnya atasan aku sama dia, kayak dia dimarahin gitu, jadi ya aku teh daripada gimana-gimana, yaudah mendingan keluar kerja,” kata YTR.
Setelah berhenti bekerja, YTR mengaku bahwa sejumlah barang miliknya diambil oleh Taufik, diduga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Kayak terus motor, HP iPhone habis. Aku gaji terus, ya aku juga nanya ke kakak sebagian, sama dia ngelakuin sama dia, bilangnya buat sehari-hari ya, aku tuh ya ikut aja,” ucapnya.
Kini, setelah berhasil ditemukan dan menjalani perawatan medis, YTR berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal. “Aku pengennya ketemu, dihukum mati lah. Iya lah, biar tahu gimana rasanya aku gitu kan,” katanya. Ia juga menyebut sempat mendengar kabar bahwa Taufik menghubungi orang tuanya setelah kasus ini mencuat. “Kemarin katanya si pelakunya ada nge-WA ke orang tua bilangnya khawatir. Paling juga di Garut dia mah,” ujarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan