Media Kampung – AC Milan mengalami kekalahan telak 0-3 dari Chelsea pada laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8). Meski hasil tersebut menutup pramusim mereka tanpa kemenangan, pelatih Ruben Amorim tetap optimis timnya siap menghadapi musim baru.
Dalam pertandingan tersebut, Joao Pedro mencetak dua gol dan Moises Caicedo menambah satu gol untuk Chelsea. AC Milan sebenarnya mampu menjaga keseimbangan permainan hingga gol dari situasi bola mati di akhir babak pertama mengubah jalannya pertandingan.
Ruben Amorim menyoroti pentingnya tidak kebobolan dari bola mati, terutama gol Joao Pedro di menit akhir babak pertama yang membuat Milan sulit bangkit. Gol ketiga Chelsea yang juga berasal dari sepak pojok membuat tekanan semakin berat bagi Rossoneri.
Pelatih asal Portugal ini menekankan bahwa penguasaan bola menjadi fokus utama dalam pembangunan permainan AC Milan. Ia ingin timnya mampu mengontrol pertandingan dengan lebih baik melalui permainan bola yang lebih efektif, meski menyadari proses tersebut membutuhkan waktu.
Amorim menjelaskan bahwa saat ini AC Milan masih dalam tahap awal membangun identitas permainan baru. Tim telah bekerja keras selama dua minggu terakhir dan akan terus memperbaiki aspek positif dan negatif yang ada sebelum pertandingan pertama musim baru dimulai.
Selain itu, kembalinya pemain kunci seperti Mike Maignan dan Adrien Rabiot pada pekan depan diharapkan dapat memperkuat kesiapan tim. Amorim menyatakan kepercayaan penuh kepada pemain dan klub dalam menghadapi tantangan musim yang sangat menuntut.
“Kami sangat percaya diri dan yakin akan kesiapan untuk menjadi tim yang kompetitif musim ini,” ujar Ruben Amorim.
Meskipun pramusim tanpa kemenangan, pelatih AC Milan tetap optimis bahwa proyek pembangunan tim yang sedang dijalankan akan membuahkan hasil positif. Fokus pada pengembangan permainan dan adaptasi pemain baru menjadi kunci utama menuju musim kompetitif yang akan datang.















Tinggalkan Balasan