Media Kampung – Madura United vs Dewa United berakhir dengan skor 1-2 pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026, di mana Ricky Kambuaya mencetak dua gol penentu di babak kedua.
Pertandingan dimulai pada Sabtu 25 April 2026 sore WIB di Stadion Gelora Bangkalan, dengan cuaca hujan gerimis yang membuat lapangan licin dan memperlambat alur permainan.
Junior Brandao membuka keunggulan Madura United pada menit ke-7 setelah menerima umpan datar dari Iran Junior, mengelabui kiper Sonny Stevens, dan menempatkan tim tuan rumah unggul 1-0.
Setelah gol pertama, Madura United mengadopsi taktik serangan balik, namun Dewa United menahan tekanan dan menunggu peluang di babak pertama.
Babak pertama berakhir tanpa tambahan gol, menjaga keunggulan Madura United 1-0 sebelum jeda istirahat.
Setelah masuk babak kedua, Dewa United meningkatkan intensitas, dan pada menit ke-49 Ricky Kambuaya memanfaatkan umpan tepat dari Alexis Messidoro untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Tak lama kemudian, pada menit ke-52, Kambuaya menggandakan golnya dengan penyelesaian satu‑sentuhan, menjadikan skor 1-2 untuk Dewa United.
Pelatih Jan Olde Riekerink memuji performa timnya, menyatakan, “Kami berhasil mengeksekusi strategi dengan baik setelah penyesuaian taktis di ruang ganti.”
Sementara itu, pelatih caretaker Rakhmad Basuki menilai bahwa Madura United harus meningkatkan konsistensi defensif, terutama dalam menghadapi serangan cepat lawan.
Kemenangan ini mengangkat Dewa United ke posisi ke‑7 klasemen dengan total 44 poin, sementara Madura United tetap berada di zona degradasi peringkat ke‑16 dengan 26 poin.
Statistik pertandingan menunjukkan total tembakan Dewa United 14 kali, dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang, sedangkan Madura United mencatat 9 tembakan, 3 di antaranya tepat sasaran.
Kondisi pemain penting turut memengaruhi hasil; Alex Martins absen karena kartu merah di laga sebelumnya, namun Dewa United tetap tampil solid tanpa kehadirannya.
Pemain asing Madura United seperti Pedro Monteiro, Lulinha, dan Riquelme Souza kembali fit setelah masa pemulihan, menambah opsi serangan tim.
Ke depan, Madura United harus meraih poin minimal tiga kali dalam lima laga untuk keluar dari zona merah, sementara Dewa United berupaya mempertahankan performa positif demi bersaing di papan tengah.
Dengan hasil ini, sorotan kini tertuju pada pertemuan selanjutnya di liga, di mana kedua tim berusaha memperbaiki posisi masing-masing menjelang sisa musim.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan