Media Kampung – Pekan terakhir BRI Super League 2025/2026 menghadirkan pertandingan krusial antara Madura United dan PSM Makassar yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026). Pertandingan ini menjadi penentu bagi Madura United untuk bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia, sementara PSM Makassar sudah dipastikan aman di klasemen.

Madura United saat ini menempati peringkat ke-15 dengan 32 poin, hanya unggul satu angka dari zona degradasi yang dihuni oleh Persis Solo. Oleh karena itu, kemenangan menjadi satu-satunya jalan bagi Laskar Sape Kerrap agar tetap eksis di Liga 1 musim depan. Pelatih karteker Madura United, Rakhmad Basuki, menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan matang dengan motivasi tinggi untuk meraih tiga poin penting tersebut.

“Target kami jelas, tidak ada pilihan lain selain menang. Mental dan motivasi pemain akan kami bawa ke lapangan agar bisa memberikan hasil positif,” ujar Rakhmad Basuki dalam konferensi pers jelang pertandingan. Kabar positif juga datang dari kembalinya kapten sekaligus topskor tim, Lulinha, yang siap memperkuat lini depan Madura United. Selain itu, bek tangguh Jorge Mendonca menunjukkan perkembangan signifikan setelah tampil di laga terakhir meski hanya beberapa menit.

Di sisi lain, PSM Makassar yang berada di posisi ke-14 dengan 34 poin sudah aman secara matematis dari degradasi. Meski demikian, pelatih interim PSM, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa timnya tetap berambisi menutup musim dengan hasil terbaik dan tidak akan meremehkan lawan. Rekor tandang PSM yang kurang konsisten menjadi motivasi tambahan bagi pasukan Juku Eja untuk tampil maksimal pada laga ini.

Prediksi dari bursa taruhan Asia menunjukkan laga ini berpotensi berakhir imbang dengan peluang kemenangan Madura United sedikit lebih tinggi. Pertemuan terakhir kedua tim di putaran pertama berakhir dengan skor 1-1, dan hasil serupa dianggap sebagai hasil yang paling mungkin terjadi pada pertandingan kali ini.

Kondisi lain yang menarik perhatian adalah pergantian wasit mendadak untuk pertandingan ini. PT Liga Indonesia Baru menyatakan penunjukan Rio Permana Putra menggantikan wasit yang sebelumnya ditunjuk karena alasan medis mendesak. Penyesuaian ini dilakukan sesuai prosedur demi menjaga kualitas dan kelancaran jalannya pertandingan.

Dalam suasana yang penuh tekanan, Madura United berharap dukungan penuh dari suporter dapat menjadi energi positif bagi pemain saat menghadapi PSM. Lulinha menyampaikan harapannya agar stadion penuh dengan pendukung yang memberikan semangat untuk perjuangan mengamankan tiga poin penting.

Dengan tekanan besar yang melekat pada Madura United dan ambisi kuat PSM Makassar, laga ini tidak hanya menjadi penentuan nasib satu tim di liga, tetapi juga menyuguhkan pertandingan sepak bola yang penuh tensi dan drama. Hasil pertandingan ini akan menentukan siapa yang bertahan dan siapa yang harus turun kasta di akhir musim BRI Super League 2025/2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.