Media Kampung – Inter Milan bersiap menghadapi Bologna FC 1909 dalam pertandingan terakhir Liga Italia musim ini yang digelar di Stadio Dall’Ara pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini menjadi penentu bagi Inter sebagai pemuncak klasemen sementara, sementara Bologna berambisi menutup musim dengan hasil positif di kandang.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui bahwa Bologna merupakan lawan yang tangguh dengan gaya permainan yang jelas dan intensitas tinggi. Ia menegaskan bahwa Bologna mampu mengganggu lawan bahkan dalam situasi pertandingan yang sederhana, khususnya melalui kekuatan di sektor sayap dan lini serang.
“Bologna adalah tim yang menyulitkan semua lawan berkat identitas permainannya yang kuat dan konsisten sepanjang pertandingan,” ujar Chivu, sebagaimana dikutip dari laman resmi Inter.it pada Sabtu malam.
Dari sisi Bologna, pelatih Vincenzo Italiano menyadari kualitas Inter Milan musim ini dan mengambil pelajaran dari kekalahan timnya saat bertemu Inter pada Januari lalu. Ia menegaskan pentingnya menjaga mentalitas yang solid menjelang laga krusial tersebut.
“Kami mengalami hukuman karena performa yang tidak maksimal saat bertemu Inter sebelumnya. Oleh karena itu, kami tidak boleh kehilangan mentalitas yang tepat dalam pertandingan penting ini,” kata Italiano.
Italiano memastikan akan menurunkan skuad terbaik untuk menghadapi Inter, meskipun tanpa Riccardo Orsolini yang absen akibat cedera otot saat latihan. Saat ini, Bologna menempati posisi kedelapan dengan koleksi 55 poin.
Secara statistik, Inter Milan masih unggul dalam pertemuan historis dengan Bologna, dengan 31 kemenangan dari 51 laga yang telah dijalani. Laga ini menjadi kesempatan bagi Bologna untuk memperbaiki catatan tersebut dan menutup musim dengan hasil memuaskan di depan pendukung sendiri.
Susunan pemain yang diperkirakan akan turun untuk Bologna menggunakan formasi 4-3-3 dengan Skorupski di bawah mistar gawang, didukung oleh Miranda, Lysaker Heggem, Lucumi, dan Joao Mario di lini belakang. Sedangkan lini tengah akan diisi oleh Pobega, Freuler, dan Ferguson dengan serangan dipimpin oleh Rowe, Castro, dan Orsolini yang sayangnya absen.
Inter Milan akan mengusung formasi 3-5-2 dengan Sommer sebagai kiper, Bastoni, De Vrij, dan Bisseck di pertahanan. Lini tengah yang padat diisi oleh Dimarco, Barella, Calhanoglu, Zielinski, dan Dumfries, sementara Lautaro dan Thuram ditugaskan sebagai ujung tombak serangan.
Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi Inter untuk mempertahankan posisi puncak klasemen sekaligus bagi Bologna dalam upaya menutup musim dengan catatan positif. Kedua tim diprediksi akan tampil habis-habisan dalam duel yang penuh tekanan ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan