Media KampungPersib Bandung akan menjalani pertandingan krusial menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu malam, 17 Mei 2026. Laga ini sangat menentukan bagi Persib dalam mempertahankan posisi puncak klasemen dan peluang juara musim ini.

Persib saat ini memimpin klasemen dengan 75 poin, sama dengan Borneo FC yang menempel ketat di posisi kedua. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan, kemenangan atas PSM menjadi keharusan bagi Maung Bandung agar bisa mengunci gelar juara tanpa bergantung hasil tim lain. Pertandingan ini juga menjadi ujian berat karena PSM memiliki catatan kandang yang cukup sulit bagi Persib dalam beberapa musim terakhir.

Sejarah pertemuan di markas PSM menunjukkan Persib belum pernah menang dalam tiga laga terakhir, dengan dua kali kalah dan sekali imbang. Kekalahan mencolok 1-5 pada musim 2022/2023 dan 2-4 di musim berikutnya masih membekas sebagai peringatan bagi tim asal Bandung. Meski begitu, Persib tetap optimis dengan modal tiga kemenangan beruntun terakhir dan catatan positif dalam lima pertemuan terakhir melawan PSM secara keseluruhan.

Pemain muda Persib, Kakang Rudianto, menegaskan kesiapan tim untuk tampil maksimal dalam laga penentu ini. Ia mengakui PSM adalah tim kuat yang memiliki kualitas merata di lini pertahanan dan serangan. “Makassar tim yang bagus, sangat kuat di semua aspek pertandingan. Kami harus kerja keras untuk bisa meraih kemenangan,” ungkap Kakang.

Kakang juga menambahkan bahwa persaingan ketat dengan Borneo FC bukan beban, melainkan motivasi tambahan bagi seluruh pemain. “Poin kami sama dengan Borneo, jadi kami akan habis-habisan di dua pertandingan terakhir karena ini sangat menentukan gelar juara,” katanya. Persib memanfaatkan waktu persiapan sepekan penuh untuk mematangkan strategi dan menjaga kondisi kebugaran pemain jelang laga tandang yang penuh tekanan ini.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, dipastikan tidak akan mendampingi tim langsung di pinggir lapangan karena sanksi akumulasi kartu kuning. Asisten pelatih Igor Tolic akan mengambil alih peran kepelatihan selama pertandingan. Laga ini juga akan dipimpin oleh wasit asing asal Uzbekistan, Asker Nadjafaliyev, menambah intensitas dan kewaspadaan kedua tim dalam mematuhi aturan pertandingan.

Dari sisi PSM, mereka sudah aman dari ancaman degradasi dan berambisi menutup laga kandang dengan kemenangan sebagai hadiah bagi suporter. Meski posisi mereka jauh dari Persib, PSM tetap menjadi lawan yang tidak bisa dipandang remeh, apalagi dengan dukungan penuh dari publik sendiri.

Selain laga PSM kontra Persib, pada waktu yang bersamaan Borneo FC akan bertandang ke markas Persijap Jepara. Hasil pertandingan ini akan sangat menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara Super League 2025/2026. Persib harus mampu mengatasi tekanan dan memaksimalkan peluang agar gelar juara bisa diraih untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.