Media Kampung – Seorang pria berusia 33 tahun di Florida ditangkap setelah mencuri kartu Pokémon senilai $12.000 dari sebuah toko dengan menggunakan gergaji mesin bertenaga baterai. Clayton Warren menghadapi tuduhan pencurian dan pembobolan setelah aksi nekat tersebut terjadi di Collection Realm, toko kartu koleksi di West Palm Beach.

Kejadian bermula pada malam 21 Mei ketika seseorang berusaha masuk ke toko dengan melempar batu ke jendela, namun gagal. Pelaku kemudian menggunakan gergaji mesin kecil untuk menerobos masuk dan membawa kabur kartu Pokémon bernilai tinggi. Rekaman kamera pengawas menunjukkan sosok yang diduga Warren berada di toko dua hari sebelum peristiwa itu.

Petugas juga menemukan jejak darah di lokasi kejadian yang diduga berasal dari pelaku saat menggunakan gergaji mesin. Polisi berhasil melacak Warren melalui plat nomor kendaraan yang terekam kamera pengawas, sehingga penangkapan pun berlangsung tanpa kendala berarti.

Insiden ini menjadi bagian dari tren pencurian kartu Pokémon yang semakin marak di Amerika Serikat. Kartu perdagangan ini sangat diminati dan memiliki nilai ekonomis tinggi, sehingga sering menjadi target pencurian. Sebelumnya, pada Januari, sebuah toko di Manhattan mengalami perampokan dengan ancaman senjata api dan kehilangan barang senilai $100.000.

Kasus serupa juga terjadi di California, seperti di Burbank yang kehilangan stok kartu senilai $100.000 dalam perampokan malam hari. Kepolisian setempat bahkan menyatakan bahwa peristiwa tersebut terkait dengan sejumlah pencurian lain di wilayah selatan negara bagian tersebut.

Fenomena pencurian kartu Pokémon tidak hanya terjadi di toko khusus, bahkan seorang penggemar nekat di Pasadena, California, sampai bersembunyi di dalam Best Buy yang sudah tutup demi mendapatkan kartu edisi baru. Hal ini menunjukkan betapa tingginya permintaan dan nilai kartu ini di pasar koleksi.

Clayton Warren kini menghadapi proses hukum dengan tuduhan pencurian barang bernilai lebih dari $10.000. Kejadian ini mengingatkan pentingnya peningkatan keamanan di toko-toko koleksi yang menyimpan barang berharga. Pihak berwenang terus mengawasi dan menindak pelaku kejahatan sejenis agar kasus serupa tidak berulang.

Kasus ini juga menjadi peringatan bagi para pemilik toko dan kolektor untuk lebih waspada terhadap potensi pencurian yang semakin kreatif dan berani. Di tengah maraknya kasus pencurian kartu Pokémon, kolaborasi antara aparat dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan dan kelangsungan hobi koleksi yang berkembang pesat ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.