Media Kampung – Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap modus pencurian kotak amal yang terjadi di sejumlah mushala di kawasan Pesanggrahan. Pelaku yang berinisial AK menggunakan cara berpura-pura menunaikan shalat Ashar untuk melakukan aksinya.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan situasi mushala yang sepi menjelang Maghrib. “Modus pelaku melakukan pencurian yaitu caranya dia pura-pura melaksanakan shalat Ashar. Pelaku pura-pura numpang shalat di mushala, kemudian karena situasi sepi, membuka kotak amal dan mengambil isinya,” ujar Joko di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Pelaku AK diamankan pada Senin (18/5) sekitar pukul 16.45 WIB setelah diduga mencuri kotak amal di Mushala As-Syukur, Gang Haji Liun, Petukangan Utara. Tindakannya terekam kamera pengawas atau CCTV, termasuk saat berpura-pura melaksanakan shalat di mushala tersebut. Setelah ditangkap oleh warga dan diserahkan ke pihak kepolisian, kasus ini kemudian dikembangkan oleh tim Reskrim Polsek Pesanggrahan.

Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui sudah beraksi di beberapa lokasi lain dengan modus serupa. Setidaknya tiga lokasi tambahan yang menjadi sasaran adalah Mushala Nurul Fajri di Petukangan Selatan, Mushala Nurul Hikmah di Petukangan Utara, serta sejumlah mushala di wilayah Ciledug, Kota Tangerang.

Joko menambahkan, pelaku memilih waktu menjelang Maghrib karena kondisi mushala yang cenderung sepi. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan berbagai anak kunci untuk membuka kotak amal. Saat diamankan, polisi menemukan sejumlah anak kunci yang digunakan pelaku. Total uang hasil curian mencapai Rp1.650.000, dengan rincian Rp750 ribu di Mushala As-Syukur, Rp500 ribu di Mushala Nurul Fajri, dan Rp400 ribu di Mushala Nurul Hikmah.

Polisi menduga motif pelaku melakukan pencurian karena kebutuhan ekonomi. “Karena kebutuhan kemudian ya itu jalan pintas, apapun dilakukan, kotak amal pun disikat,” kata Joko.

Polres Metro Jakarta Selatan mengimbau pengurus masjid dan mushala untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan lingkungan tempat ibadah. Joko menegaskan pentingnya kesadaran komunitas agar situasi lingkungan masjid dan mushala tetap aman dari tindakan kejahatan seperti ini.

Aksi pencurian kotak amal ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan tindakan mencurigakan di sekitar tempat ibadah. Kepolisian terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang beraksi dengan modus serupa di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.