Media Kampung – Gang Langgar di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi sorotan setelah penggerebekan besar oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap keterlibatan oknum anggota polisi dalam jaringan narkoba. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai ‘kampung narkoba’ itu kini tampak lebih tenang, meski suasana waspada masih terasa di kalangan warga sekitar.
Penggerebekan yang dilakukan Bareskrim berhasil menangkap sejumlah pelaku yang terlibat dalam peredaran narkotika di kawasan padat penduduk tersebut. Salah satu oknum polisi yang terlibat dalam kasus ini adalah Bripka Dedy Wiratama, yang bertugas sebagai pengawas jaringan narkoba di wilayah tersebut, sebuah peran yang disebut sebagai ‘sniper’ dalam mengawasi aktivitas ilegal tersebut.
Warga sekitar Gang Langgar mulai merasakan perubahan setelah operasi penertiban itu. Damaru, salah seorang warga yang tinggal di kawasan tersebut, mengakui bahwa Gang Langgar memang sudah lama menjadi pusat transaksi narkoba. “Sudah lama memang di sini, kemarin itu sempat digrebek sama polisi, pada ditangkapin semua, banyak di sini,” ujarnya kepada Media Kampung.
Ketua RT 34, Rahma, juga memberikan kesaksiannya terkait aktivitas peredaran barang haram di lingkungan itu. Ia menyebut bahwa bisnis narkoba di Gang Langgar berlangsung hampir setiap hari selama 24 jam. Rahma menyatakan dukungannya terhadap upaya penertiban yang dilakukan aparat kepolisian. “Saya sempat ngomong sama kepolisian, nanti katanya tempat ibu saya bereskan. Saya bilang kalau itu memang bagus jalankan aja pak,” ungkapnya.
Meskipun saat ini kondisi Gang Langgar terpantau lebih tenang, warga masih menunjukkan sikap waspada terhadap orang asing yang datang ke kawasan tersebut. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya stigma negatif yang melekat pada lingkungan itu selama bertahun-tahun sebagai sarang narkoba.
Bareskrim Polri terus berupaya membersihkan kawasan tersebut dari aktivitas ilegal dan memperbaiki citra lingkungan yang sempat tercoreng. Penangkapan oknum polisi yang terlibat menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak tegas setiap oknum yang melanggar hukum, sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Dengan operasi yang berhasil mematahkan jaringan narkoba ini, diharapkan Gang Langgar dapat berubah menjadi lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi warganya. Aparat kepolisian berjanji akan terus memantau dan melakukan tindakan preventif agar tidak ada lagi aktivitas peredaran narkoba di kawasan tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan