Media Kampung – Seorang pria asal Kabupaten Gunungkidul ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kecamatan Seyegan, Sleman, setelah menggorok lehernya sendiri. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat pagi, 15 Mei 2026, dan menjadi perhatian aparat kepolisian setempat.
Kepala Seksi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan bahwa korban berinisial S berusia 47 tahun, berasal dari Karangmojo, Gunungkidul. Korban ditemukan tewas di kediamannya di Dusun Topadan, Kalurahan Margoagung, sekitar pukul 07.10 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi, pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB, seorang warga berinisial U sempat bertemu dengan korban. Saat itu, korban mengeluh tidak bisa tidur karena mengalami sakit asam lambung yang cukup parah. Keesokan paginya, ibu korban menemukan bercak darah di kamar S sekitar pukul 06.45 WIB, lalu segera menghubungi Ketua RT dan melaporkannya ke Polsek Seyegan.
Tim dari Polsek Seyegan bersama Tim Inafis dan tenaga medis langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka menemukan korban telah meninggal dunia dengan luka sayatan di leher serta sebuah pisau di samping tubuh korban. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Iptu Argo menambahkan bahwa dari hasil penyelidikan awal, pisau yang ditemukan di lokasi tidak terdapat sidik jari. Di samping itu, pihak keluarga menemukan surat yang diduga ditulis oleh korban. Keluarga menyampaikan bahwa korban pernah berpamitan sebelumnya karena tidak kuat menahan rasa sakit akibat asam lambung yang dideritanya.
Dari penelusuran sementara, pihak kepolisian menduga kejadian ini merupakan bunuh diri yang dipicu oleh kondisi kesehatan korban yang menurun. Argo mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil keputusan drastis saat menghadapi masalah maupun sakit yang dirasakan. Ia juga mengajak warga sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan segera melaporkan jika ada seseorang yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau niat mengakhiri hidup melalui Call Center 110.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian guna memastikan seluruh fakta dan kronologi kejadian secara lengkap.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan