Media Kampung – Seorang pelajar berusia 17 tahun di Kota Yogyakarta tewas setelah mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam pada Minggu dinihari. Korban yang berinisial AA merupakan warga Ngampilan, Kota Yogyakarta, meninggal dunia setelah dianiaya di depan SMAN 3 Yogyakarta, Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Gondokusuman sekitar pukul 03.30 WIB.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban bersama temannya berboncengan sepeda motor melewati Jalan Magelang, Kota Yogyakarta. Menurut Dani, saat itu saksi yang mengendarai motor berada di depan dan korban sebagai pembonceng. Mereka kemudian dikejar oleh pelaku yang juga berboncengan motor.
Sampai di depan pintu selatan SMAN 3 Yogyakarta, korban turun dari sepeda motor dan langsung diserang menggunakan senjata tajam oleh pelaku. Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
Saksi yang berada bersama korban segera membawa AA ke rumah sakit, namun dalam perjalanan di Jalan I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru, korban terjatuh. Warga setempat kemudian membantu dan mengantar korban menggunakan ambulans milik gereja ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Saat ini, Satreskrim Polresta Yogyakarta tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Iptu Dani Hasan berharap pelaku dapat segera ditemukan dan dibawa ke proses hukum.
Kejadian ini menambah daftar kasus kekerasan yang menimpa pelajar di Yogyakarta. Pihak kepolisian terus berupaya mengungkap motif dan pelaku agar kasus serupa dapat dicegah di masa mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan