Media Kampung – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menjalin kerja sama dengan Kyoto Computer Gakuin (KCGI) Jepang untuk mengembangkan pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam transformasi pendidikan tinggi. Kolaborasi ini dikaji dalam kuliah tamu bertajuk AI architecture in higher education yang berlangsung di Auditorium Unusa, Surabaya.
Dalam acara tersebut, Prof. Ananda Nepal memaparkan bagaimana perkembangan AI telah merubah sistem pendidikan tinggi, terutama dalam pengakuan kredit akademik yang kini memungkinkan pembelajaran mandiri dengan sertifikat digital. Ia menjelaskan bahwa sertifikat digital dapat diverifikasi melalui sistem AI untuk menjamin keaslian dokumen dan kesesuaian materi dengan standar capaian pembelajaran perguruan tinggi.
Prof. Ananda juga menambahkan bahwa mahasiswa sekarang dapat memperoleh kompetensi dari berbagai platform pembelajaran global maupun pelatihan profesional industri. Setelah diverifikasi menggunakan AI, fakultas dan dosen tetap melakukan peninjauan sebelum memberikan kredit atau SKS. Dengan demikian, universitas tidak lagi menjadi satu-satunya lembaga yang mengeluarkan kredit akademik, melainkan sebagai institusi yang mengakui kompetensi dari sumber pembelajaran yang beragam.
Selain itu, Prof. Ananda membahas penerapan AI dalam mengubah aktivitas akademik menjadi konten digital edukatif, seperti podcast, video pembelajaran, dan micro-credentials yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Dalam sesi diskusi, ia mengajukan peluang kerja sama lebih lanjut antara KCGI dan Unusa, termasuk pertukaran mahasiswa dan dosen, pengembangan mata kuliah bersama, serta riset kolaboratif di bidang teknologi dan AI.
Wakil Rektor III Unusa, Prof. Bambang Sektiari Lukiswanto, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi internasional yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika, terutama dalam memperkuat kompetensi global menghadapi era digital. Menurut Prof. Bambang, kolaborasi dengan KCGI Jepang dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen Unusa dalam mengembangkan teknologi pendidikan dan AI di masa depan.
Dengan langkah ini, Unusa berupaya memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dengan memperluas jaringan internasional dan inovasi akademik berbasis AI.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan