Media Kampung – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan tiga prioritas isu yang akan menjadi agenda utama dalam World Water Forum ke-11 yang digelar pada Maret 2027 di Riyadh, Arab Saudi. Ketiga isu tersebut meliputi ketahanan air, layanan air, serta penguatan kerja sama internasional di bidang sumber daya air.
Dalam keterangan tertulis pada Selasa, 30 Juni 2026, Dody menyatakan bahwa air merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan yang mendukung sektor pertanian, energi, aksi iklim, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan nasional. “Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Prioritas pertama yang diusulkan Indonesia adalah memperkuat keterkaitan antara ketahanan air dan ketahanan pangan (water and food security nexus). Dody menjelaskan bahwa sektor pertanian saat ini mengonsumsi sekitar 72 persen dari total penggunaan air tawar dunia. Ia menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air berkelanjutan sebagai bagian dari strategi peningkatan produktivitas pertanian, termasuk pembangunan irigasi, penyimpanan air, perlindungan daerah tangkapan air, pertanian cerdas, dan pengurangan risiko bencana.
Prioritas kedua adalah memperkuat layanan air yang andal bagi kawasan perkotaan, perdesaan, dan pulau kecil. Menurut Dody, pengelolaan terpadu sumber daya air menjadi kunci menghadapi tantangan perubahan iklim dan keterbatasan air. Layanan air harus mencakup penyediaan air bersih, pengelolaan limbah, serta pengurangan risiko bencana, yang didukung penataan ruang dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Prioritas ketiga adalah memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan kapasitas dan pertukaran pengetahuan bidang sumber daya air. Indonesia telah mengembangkan Center of Excellence on Water and Climate sebagai pusat kolaborasi kawasan Asia Pasifik. “Indonesia siap berkolaborasi dengan seluruh negara dan para mitra untuk memperluas manfaat Center of Excellence,” kata Dody.
Dody berharap estafet penyelenggaraan World Water Forum dari Bali menuju Riyadh dapat menghasilkan langkah nyata bagi sektor air. Ia menegaskan bahwa setiap komitmen harus diwujudkan menjadi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh dunia.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan