Media Kampung – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi membuka Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Senin, 29 Juni 2026. Dalam sambutannya, ia mengajak generasi muda untuk menyeimbangkan kepedulian terhadap lingkungan dengan penguasaan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Gibran menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang tidak hanya peduli pada kelestarian alam, tetapi juga siap menghadapi perkembangan teknologi. Menurutnya, pemanfaatan AI harus dilakukan secara etis dan bertanggung jawab agar memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa.
“Generasi muda harus terus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menguasai teknologi masa depan seperti Artificial Intelligence. Namun, teknologi itu harus dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab untuk kemajuan Indonesia,” ujar Gibran.
Usai membuka kegiatan, Wakil Presiden menyempatkan diri menyapa peserta dan masyarakat yang hadir. Ia membagikan kaus kepada warga serta memberikan hadiah sepeda kepada dua peserta yang mengikuti rangkaian acara pembukaan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir menyebut kegiatan tersebut sebagai ruang pembentukan karakter bagi generasi muda dari berbagai daerah. Menurutnya, perkemahan tidak hanya menjadi ajang berkumpul di alam terbuka, tetapi juga wadah menanamkan nilai kebangsaan.
“Perkemahan ini bukan sekadar kegiatan di alam terbuka. Di sinilah anak-anak muda ditempa menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” kata Khofifah.
Humas Pondok Pesantren Gadingmangu, Rudi Harianto, menjelaskan bahwa CAI merupakan agenda tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-47. Tahun ini, sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung hingga 2 Juli 2026.
“CAI merupakan program tahunan yang digagas Pondok Pesantren Gadingmangu. Tahun ini diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara,” ujar Rudi.
Selain perkemahan, panitia menggelar berbagai agenda pendukung, di antaranya jelajah alam, pembekalan karakter, festival seni dan pencak silat, pertunjukan teater, pantomim, kegiatan off-road dan ATV, serta bazar UMKM yang melibatkan masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat karakter generasi muda sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga di kawasan Wonosalam.
Salah seorang peserta, Faiz, mengaku antusias mengikuti CAI untuk pertama kalinya. Ia menilai rangkaian kegiatan berlangsung menarik dan memberikan pengalaman berkesan, terlebih karena dapat bertemu langsung dengan Wakil Presiden.
“Ini pengalaman pertama saya mengikuti CAI. Kegiatannya sangat menyenangkan, banyak hal yang bisa dipelajari, dan saya senang bisa bertemu langsung dengan Wakil Presiden Gibran,” ucap Faiz.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan