Media Kampung – Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) hampir mencapai 1.500 jiwa. Tim penyelamat dari berbagai negara terus berpacu dengan waktu untuk mencari korban selamat di La Guaira, wilayah pesisir yang mengalami kerusakan paling parah.

La Guaira, yang terletak sekitar 40 kilometer di utara Caracas, menjadi pusat operasi penyelamatan. Puluhan bangunan di kawasan tersebut runtuh dan berubah menjadi tumpukan puing, menyulitkan proses evakuasi dan pencarian korban.

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung karena korban selamat masih terus ditemukan. Pemerintah bersama tim penyelamat domestik dan internasional memfokuskan upaya pada pencarian korban serta pemulihan infrastruktur di tengah tantangan besar yang dihadapi Venezuela akibat krisis politik dan ekonomi yang berkepanjangan.

Foto-foto dari udara memperlihatkan kehancuran yang meluas di La Guaira, dengan bangunan-bangunan hancur akibat guncangan gempa. Tim penyelamat menggunakan alat berat untuk membersihkan puing-puing dan mencari tanda-tanda kehidupan di bawah reruntuhan.

Belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah korban luka atau pengungsi, namun diperkirakan angka tersebut akan terus bertambah seiring berjalannya proses pencarian.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.