Media Kampung – Pemerintah Pakistan mengkonfirmasi kematian tiga warga negaranya dan satu lainnya mengalami luka akibat serangan kelompok Houthi terhadap sebuah kapal komersial di Laut Merah pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban melalui pernyataan resmi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Ia mengecam keras tindakan serangan tersebut yang menargetkan kapal non-tempur dan menimbulkan risiko besar terhadap keselamatan warga sipil.

Baca juga:

Risiko Serangan Terhadap Kapal Komersial

Mohammad Ishaq Dar menegaskan bahwa serangan yang diarahkan pada kapal komersial tidak hanya mengancam nyawa orang-orang yang tidak terlibat dalam konflik, tetapi juga berpotensi melanggar hukum internasional. Selain itu, serangan tersebut mengancam kebebasan pelayaran dan keamanan maritim di wilayah Laut Merah yang merupakan jalur vital perdagangan dunia.

Koordinasi Internasional dalam Penanganan Insiden

Pemerintah Pakistan saat ini tengah berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional guna memperoleh informasi lebih lengkap terkait insiden tersebut. Kedutaan Besar Pakistan di Riyadh juga diperintahkan untuk segera menangani proses pemulangan jenazah korban dan memberikan bantuan maksimal kepada warga yang terluka.

Baca juga:

Konteks dan Dampak Serangan

Laut Merah merupakan salah satu jalur pelayaran penting yang menghubungkan berbagai kawasan perdagangan global. Serangan terhadap kapal komersial di kawasan ini menjadi perhatian internasional karena berpotensi mengganggu stabilitas keamanan maritim dan perdagangan dunia.

Pemerintah Pakistan menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi dan bekerja sama dengan negara-negara terkait demi menjamin keselamatan warga negaranya serta mengupayakan penanganan insiden secara tepat.

Baca juga: