Media Kampung – Gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah utara Venezuela pada Rabu (25/6/2026) dan menewaskan sedikitnya 235 orang. Lebih dari 1.500 warga lainnya mengalami luka-luka akibat bencana ini. Pemerintah Venezuela terus melakukan evakuasi dan pendataan korban.

Gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo tersebut menyebabkan kerusakan parah di sejumlah kota. Banyak bangunan runtuh dan ribuan warga terdampak. Wilayah La Guaira, sekitar 38 kilometer barat laut Caracas, menjadi salah satu daerah yang paling parah terkena dampak.

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, bersama Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez, meninjau langsung lokasi terdampak di La Guaira pada Kamis (26/6/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi di lapangan dan proses penanganan korban.

Tim penyelamat bersama warga terus melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Alat berat dan personel darurat dikerahkan untuk mempercepat evakuasi. Di rumah sakit Domingo Luciani di Caracas, warga mencari nama anggota keluarga yang dirawat akibat gempa.

Hingga Kamis (26/6/2026), pemerintah masih melakukan evakuasi dan pendataan korban. Jumlah korban jiwa diperkirakan masih bisa bertambah seiring proses pencarian yang berlangsung.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.