Media Kampung – Update Gempa Sigi per Rabu (17/6/2026) mencatat kerusakan parah akibat gempa magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Sebanyak 1.360 unit rumah rusak, 5.744 jiwa dari 1.813 kepala keluarga terpaksa mengungsi, dan satu warga lanjut usia dilaporkan meninggal dunia.
Kunjungan Forkopimda Sulteng ke Lokasi Terdampak
Forkopimda Sulawesi Tengah mengunjungi Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, yang menjadi wilayah paling parah terdampak gempa. Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga menyatakan kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan memberikan dukungan moril kepada warga.
Rombongan meninjau Posko Tanggap Darurat di Kantor Camat Nokilalaki serta rumah-rumah warga yang rusak. Mereka berdialog langsung dengan warga, yang menyambut baik kedatangan Forkopimda.
Data Korban dan Kerusakan
Berdasarkan data sementara, di Kecamatan Nokilalaki tercatat 74 warga luka-luka, terdiri dari tiga orang luka berat dan 71 luka ringan. Satu warga berusia 64 tahun meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung atau hipertensi saat berusaha menyelamatkan anggota keluarga saat gempa terjadi.
Selain rumah, puluhan rumah ibadah dan fasilitas umum juga rusak. Sebagian warga masih mengungsi karena rumah mereka tidak layak huni.
Penanganan Darurat dan Pemulihan
Pemerintah daerah bersama Forkopimda terus mengoordinasikan bantuan kemanusiaan dan langkah pemulihan pascabencana. Posko Tanggap Darurat telah didirikan untuk melayani kebutuhan dasar warga terdampak.
Kondisi terkini menunjukkan bahwa warga masih membutuhkan dukungan, baik moril maupun materil, untuk bangkit dari bencana ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan