Media Kampung – Venezuela dilanda dua gempa bumi besar secara beruntun pada Rabu, 26 Juni 2026, yang menyebabkan sedikitnya 164 orang tewas dan lebih dari 700 lainnya luka-luka. Gempa pertama berkekuatan Magnitudo (M) 7,1 disusul gempa M 7,5 hanya 40 detik kemudian, memicu kepanikan dan kerusakan parah di sejumlah kota, termasuk ibu kota Caracas.
Gempa Pertama Picu Peringatan Tsunami
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa pertama berpusat di sekitar Valencia dengan kedalaman 13 kilometer. Guncangan terasa hingga Caracas dan sebagian Kolombia. Sistem Peringatan Tsunami AS sempat mengeluarkan peringatan untuk Puerto Rico, Kepulauan Virgin, dan pulau-pulau Karibia lainnya, namun dicabut setelah ancaman dinyatakan berakhir.
Gempa Susulan Perparah Kerusakan
Gempa kedua berkekuatan M 7,5 berpusat di dekat kawasan kilang minyak utama Venezuela, sekitar 23 kilometer barat laut Yumare. Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello mengonfirmasi sejumlah bangunan roboh di Caracas. Video menunjukkan tim penyelamat mencari korban di reruntuhan.
Warga Berhamburan Selamatkan Diri
Gempa terjadi saat hari libur nasional. Maria Romero (80) menyebut guncangan ini lebih buruk dari gempa 1967. Warga lain, Astrid Ramirez, mendengar teriakan dan berlari menuruni tangga. Coro Martinez mengaku barang-barang di rumah berjatuhan.
Pemerintah Tetapkan Status Darurat Nasional
Presiden sementara Delcy Rodriguez mengumumkan status darurat nasional. Lebih dari 20 gempa susulan tercatat. Bandara Internasional Maiquetia ditutup sementara karena kerusakan serius.
Korban Terus Bertambah
Pemerintah awalnya melaporkan 32 tewas dan 700 luka, namun laporan terbaru menyebut angka korban meninggal meningkat menjadi 164. Tim penyelamat masih melakukan pencarian. Belanda menawarkan bantuan 2 juta euro untuk tim penyelamat dan peralatan evakuasi.
WNI di Venezuela Aman
Kementerian Luar Negeri RI memastikan tiga WNI yang berada di Venezuela dalam kondisi aman dan sehat. KBRI Caracas juga melaporkan tidak ada kerusakan pada gedung kedutaan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan