Media Kampung – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan keprihatinan mendalam atas gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Megawati langsung menginstruksikan seluruh kader partai untuk segera turun ke lapangan dan membantu masyarakat terdampak bencana tersebut.
Instruksi Langsung dari Megawati
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang menerima arahan ini saat tiba di Bandara Silangit, Sumatera Utara, menegaskan bahwa perintah tersebut merupakan respons cepat dari Megawati. Seluruh jajaran PDIP diarahkan untuk melakukan gotong royong dan tindakan nyata guna membantu korban gempa di NTT.
Koordinasi dan Langkah Tanggap Darurat
Dalam menindaklanjuti instruksi tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, memimpin operasi tanggap darurat di lapangan. Bersama Ribka Tjiptaning, mereka mengkoordinasikan tim relawan kesehatan untuk memberikan pertolongan pertama dan mendirikan dapur umum di wilayah terdampak.
Seluruh jajaran DPD dan DPC PDIP di NTT juga diminta untuk segera mengimplementasikan langkah-langkah mitigasi bencana dan membantu kebutuhan mendesak masyarakat setempat.
Perhatian Khusus untuk Ibu dan Balita
Megawati secara khusus mengingatkan agar perhatian lebih difokuskan pada ibu-ibu dan anak-anak balita yang menjadi kelompok rentan. Kebutuhan makanan bergizi, obat-obatan, dan perlengkapan khusus perempuan menjadi prioritas utama dalam bantuan yang disalurkan.
Nilai Politik Kemanusiaan PDIP
Wakil Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menekankan bahwa tindakan cepat PDIP ini merupakan bagian dari tradisi politik kemanusiaan yang konsisten dijalankan partai. Politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga hadir membantu rakyat pada saat krisis, sesuai semangat yang diwariskan Bung Karno.
Djarot juga mengajak semua pihak untuk memperkuat persaudaraan, merawat toleransi, dan bergotong royong demi membela rakyat kecil, tanpa memandang agama atau etnis.
Data Korban dan Kerusakan
Berdasarkan data hingga Sabtu malam, gempa di NTT telah menyebabkan 47 korban meninggal dunia dan kerusakan pada ratusan bangunan. Kondisi ini menuntut respons cepat dan koordinasi yang efektif dari berbagai pihak, termasuk PDIP sebagai salah satu organisasi yang bergerak di lapangan.
Upaya Berkelanjutan
PDIP memastikan bahwa melalui BAGUNA, mereka siap diterjunkan kapan saja untuk menanggulangi bencana di seluruh Indonesia. Langkah cepat dan koordinasi yang jelas menjadi kunci dalam membantu masyarakat kembali pulih setelah bencana alam seperti gempa di NTT ini.















Tinggalkan Balasan