Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berhasil mendapatkan bantuan pembangunan dua jembatan yang sebelumnya rusak akibat bencana alam. Bantuan ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Pusat.
Kepala Pelaksana BPBD Lombok Timur, Lalu Mulyadi, menyatakan bahwa salah satu proyek yang dipercepat adalah pembangunan kembali jembatan di Desa Lendang Nangka Utara. Jembatan itu rusak akibat bencana pada 10 Januari 2026 dan menjadi akses penghubung penting antara Kecamatan Masbagik dan Kecamatan Pringgasela.
Selain itu, bantuan juga diberikan untuk pembangunan jembatan Bailey di Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela. Kerusakan jembatan tersebut dipicu bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah, melalui koordinasi yang baik dengan Pemprov NTB dan pusat, Lombok Timur mendapatkan bantuan pembangunan dua jembatan. Kedua jembatan ini merupakan jalur vital untuk aktivitas sehari-hari masyarakat,” ujar Lalu Mulyadi, Selasa, 9 Juni 2026.
Bantuan ini juga memberikan manfaat bagi keuangan daerah. Jika pembangunan harus dibiayai sepenuhnya oleh APBD, anggaran yang dibutuhkan cukup besar. “Pembangunan jembatan Bailey bernilai sekitar Rp1 miliar, sedangkan bantuan untuk jembatan lainnya mencapai Rp800 juta lebih. Dengan dukungan provinsi, kita bisa menghemat APBD untuk kebutuhan pembangunan lainnya,” jelasnya.
Sebelumnya, kerusakan kedua jembatan sempat mengganggu mobilitas warga, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi. Dengan percepatan pembangunan, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah segera pulih dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan aman dan lancar.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan