Media Kampung – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta orang. Angka ini meningkat 7,22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1,16 juta kunjungan. Secara kumulatif, sejak Januari hingga April 2026, total kunjungan wisman tercatat 4,68 juta, naik 8,24% dari tahun sebelumnya.

Namun, di sisi lain, jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang bepergian ke luar negeri justru mengalami penurunan signifikan. BPS mencatat perjalanan wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri pada April 2026 sebanyak 582.080 perjalanan, atau turun 30,54% dibandingkan April 2025. Penurunan ini turut mempengaruhi capaian kumulatif Januari–April 2026 yang mencapai 2,64 juta perjalanan, atau turun 3,49% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa penurunan jumlah perjalanan wisnas pada April 2026 dipengaruhi oleh perbedaan periode libur Lebaran. “Pada tahun 2025 libur Lebaran terjadi pada April, sedangkan tahun ini terjadi pada Maret,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Meningkatnya kunjungan wisatawan asing juga mendorong kenaikan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang. BPS mencatat TPK hotel berbintang nasional pada April 2026 mencapai 48,83%, naik 1,02 poin dibandingkan Maret 2026. Meski demikian, angka ini masih turun 0,05 poin jika dibandingkan dengan April 2025. Provinsi dengan TPK tertinggi adalah Bali sebesar 57,94%, disusul Kalimantan Timur (56,40%) dan DKI Jakarta (55,53%).

Sementara itu, TPK hotel nonbintang juga mengalami kenaikan menjadi 25,83% pada April 2026, naik 1,31 poin dari bulan sebelumnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.