Media Kampung – Valve resmi mengumumkan kenaikan harga untuk perangkat Steam Deck, terutama pada model OLED yang kini kembali tersedia setelah berbulan-bulan habis stok. Harga model 512GB OLED naik dari $549 menjadi $789, sementara model premium 1TB OLED meningkat dari $649 menjadi $949.
Valve menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini mencerminkan kondisi biaya komponen dan tantangan logistik global yang sedang berlangsung di seluruh industri. Namun, harga untuk Steam Deck versi LCD refurbished yang dijual di Steam tidak mengalami kenaikan, meski versi OLED refurbished justru menjadi lebih mahal.
Harga untuk Steam Deck LCD refurbished yang kini sudah tidak diproduksi lagi dipatok mulai dari $279 untuk 64GB, $319 untuk 256GB, dan $359 untuk 512GB. Perangkat handheld PC ini sebelumnya dikenal dengan nilai yang sangat baik, menawarkan pengalaman gaming premium secara mobile dengan harga terjangkau.
Kenaikan harga Steam Deck ini membuatnya lebih sulit bersaing, terutama karena kini harganya mendekati perangkat handheld high-end lain seperti Xbox ROG Ally X yang dibanderol $999,99. Fenomena kenaikan harga hardware juga terjadi pada tiga platform gaming besar lain, yakni Xbox, PlayStation, dan Nintendo, yang secara historis jarang menaikkan harga konsol di tengah siklus generasi mereka.
Selain Steam Deck, Valve juga tengah menghadapi spekulasi terkait harga Steam Machine yang dijadwalkan rilis pada 2026. Belum ada pengumuman resmi mengenai harga atau tanggal pasti perilisan, namun kenaikan biaya komponen seperti RAM memunculkan kekhawatiran perangkat ini juga akan dibanderol dengan harga tinggi.
Valve tampaknya menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan harga Steam Machine, tetapi waktu terus berjalan dan penundaan lebih lanjut bisa jadi merugikan. Kenaikan harga Steam Deck ini memberikan gambaran mengenai tantangan yang dihadapi Valve dalam menghadirkan hardware gaming inovatif di tengah kondisi ekonomi global yang sulit.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan