Media Kampung – Sony mengumumkan bahwa game Destiny 2 akan tersedia untuk pelanggan PlayStation Plus Extra dan Premium pada tanggal 9 Juni 2026, bertepatan dengan rilis pembaruan konten terakhir yang dirilis oleh Bungie. Penyedia layanan ini menghadirkan Destiny 2: Legacy Collection yang mencakup ekspansi The Final Shape sebagai bagian dari paket langganan tersebut.
Keputusan Bungie untuk mengakhiri dukungan terhadap Destiny 2 mengejutkan banyak pihak, mengingat game ini telah menjadi bagian dari dunia game sejak 2014. Pengumuman ini menandai berakhirnya era panjang Destiny 2 sebagai permainan layanan langsung atau live-service. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Bungie menyatakan bahwa mereka akan segera melakukan pengurangan karyawan secara signifikan sebagai dampak dari penghentian pengembangan game ini.
Dalam pengumuman resmi mereka, Bungie menyampaikan apresiasi kepada komunitas pemain yang telah mendukung perjalanan Destiny selama hampir 12 tahun. Mereka menyebut bahwa meskipun kecintaan terhadap Destiny 2 tetap ada, saatnya dunia Destiny berkembang melewati batas Destiny 2 setelah ekspansi The Final Shape dirilis.
Meskipun banyak penggemar berharap akan hadirnya Destiny 3, tidak ada bukti yang mengindikasikan pengembangan game tersebut tengah berlangsung. Bungie memang sedang menyiapkan beberapa konsep permainan baru, termasuk yang berkaitan dengan semesta Destiny, namun belum ada jaminan bahwa Sony akan menyetujui proyek tersebut.
Respon penggemar terhadap berakhirnya Destiny 2 cukup besar, terlihat dari petisi yang menyerukan Sony untuk menyetujui pembuatan Destiny 3 yang telah mengumpulkan lebih dari 220.000 tanda tangan. Pencipta petisi, Harley Casto, menegaskan bahwa keinginan akan petualangan baru dan fitur gameplay inovatif sangat dirasakan oleh para pemain di seluruh dunia.
Namun, menurut laporan Bloomberg, peluang terwujudnya Destiny 3 sangat kecil. Salah satu alasan utama adalah biaya produksi yang tinggi, yang membuat Bungie belum menyiapkan tim khusus untuk proyek tersebut sejak dua tahun lalu. Meski pengembangan aktif Destiny 2 akan dihentikan, Bungie berjanji game tersebut tetap dapat dimainkan layaknya Destiny pertama, dengan pembaruan terakhir yang dirancang agar pemain tetap merasa nyaman kembali ke dalam permainan.
Dengan hadirnya Destiny 2 di layanan PlayStation Plus Extra dan Premium, para pengguna dapat menikmati game tersebut tanpa biaya tambahan pada hari pembaruan terakhir dirilis. Hal ini menjadi langkah penting bagi Sony dan Bungie dalam memberikan nilai lebih bagi pelanggan sekaligus menutup babak panjang Destiny 2 dengan cara yang berarti.
Hingga saat ini, Bungie terus berupaya menjaga komunitas dan pengalaman bermain Destiny 2 tetap hidup meski tanpa pengembangan konten baru, sementara penggemar menanti langkah berikutnya dari studio pengembang tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




