Media Kampung – Warframe menunjukkan pertumbuhan signifikan di tengah berakhirnya pengembangan Destiny 2, menurut Sheldon Carter, Presiden Digital Extremes, pengembang Warframe. Sementara Destiny 2 mengalami penurunan jumlah pemain hingga akhirnya dihentikan, Warframe justru menikmati beberapa tahun berturut-turut dengan pertumbuhan besar.
Dinamika Persaingan dan Hubungan Antar Tim
<pSaat Destiny 2 pertama kali dirilis, Warframe menghadapi tekanan kompetitif yang cukup besar. Dalam wawancara dengan Game Business, Sheldon Carter mengungkapkan bahwa peluncuran Destiny pada 2014 memberikan dampak kuat bagi Warframe yang sudah hadir sejak 2013. Awalnya, Digital Extremes berniat bersaing agresif dengan Bungie, pengembang Destiny. Namun, seiring berjalannya waktu, hubungan antar tim pengembang dari kedua game ini berkembang menjadi koneksi yang lebih erat.
Carter menyebutkan bahwa beberapa pengembang dari tim Destiny akhirnya bergabung dengan tim Warframe. Mereka membawa pengalaman dan pengetahuan mendalam tentang genre looter shooter yang diperoleh dari ribuan jam bermain Destiny. Hal ini menciptakan suasana penuh rasa kehilangan di studio Digital Extremes saat pengumuman penghentian Destiny 2 diumumkan, karena banyak koneksi personal dan profesional yang sudah terjalin.
Strategi Baru dan Masa Depan Warframe
Empat hingga lima tahun lalu, Digital Extremes sempat khawatir bahwa Warframe telah mencapai puncaknya. Kekhawatiran ini memicu pengembangan proyek kedua studio, Soulframe. Meski demikian, fokus pada Warframe tidak dikurangi. Carter menuturkan perubahan signifikan dalam pendekatan pengembangan dan promosi Warframe yang akhirnya membuahkan hasil berupa pertumbuhan besar dan berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir.
Keberhasilan ini memberikan keleluasaan bagi Digital Extremes untuk meluangkan waktu lebih banyak dalam mengembangkan Soulframe dengan pendekatan yang lebih hati-hati dan terarah. Soulframe, yang diumumkan sekitar empat tahun lalu, masih dalam tahap pra-rilis dan belum tersedia di Steam. Carter menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kepercayaan dengan audiens serta memastikan Soulframe memiliki konten, cerita, dan gameplay yang matang sebelum dirilis secara luas.
Warframe dan Tantangan Teknologi
Warframe menawarkan fleksibilitas teknologi yang tinggi. Game ini dapat dimainkan di perangkat canggih seperti PS5 Pro dengan grafis mutakhir, sekaligus dapat diakses oleh perangkat yang lebih tua seperti ponsel Android generasi lama. Carter melihat ini sebagai keunggulan yang dapat menjaga relevansi Warframe dalam jangka panjang, terutama di tengah kenaikan harga perangkat keras yang signifikan (“rampocalypse”).
Menurutnya, keberadaan Warframe sebagai game yang terus diperbarui dan dapat diakses dari berbagai perangkat menjadikannya pilihan yang bertahan lama bagi para pemain, terlepas dari perkembangan teknologi konsol dan perangkat keras lainnya.
Kesempatan dan Tantangan di Industri Game
Digital Extremes menunjukkan pendekatan yang berbeda dibandingkan beberapa pengembang lain seperti Bungie yang menginvestasikan banyak sumber daya ke berbagai proyek inkubasi yang tidak selalu berhasil. Dengan fokus pada satu proyek utama, yaitu Soulframe, studio ini berusaha menghindari kesalahan yang sama dan memanfaatkan pengalaman dari pengembangan Warframe sebelumnya.
Kondisi ini mencerminkan dinamika industri game di mana pengembang harus beradaptasi dengan cepat sambil menjaga kualitas dan kepercayaan komunitas pemain. Keberhasilan Warframe sekaligus menjadi bukti bahwa pendekatan yang terfokus dan berkelanjutan dapat menghasilkan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan.















Tinggalkan Balasan