Media Kampung – Bungie resmi mengumumkan bahwa pengembangan layanan langsung Destiny 2 akan berakhir pada Juni mendatang. Sebagai persiapan, mereka merilis pembaruan terakhir berjudul Monument of Triumph yang menghadirkan alasan baru bagi pemain untuk kembali menjelajah zona publik game tersebut.
Dalam pembaruan ini, Bungie menegaskan kembali pentingnya zona patroli yang sempat terabaikan selama beberapa tahun terakhir. Zona publik seperti Cosmodrome kembali dihidupkan dengan memasukkan kegiatan dan loot yang diperbarui serta menghadirkan fitur baru bernama Distortions yang menambah tantangan dan hadiah menarik.
Distortions secara bergilir muncul setiap jam di tujuh destinasi, membuka langit dan memperkuat musuh yang ada di zona patroli tersebut. Menyelesaikan aktivitas di zona yang terkena Distortions akan memberikan loot tingkat lebih tinggi dan senjata eksklusif yang hanya bisa didapat di fitur ini.
Pembaruan ini juga menyertakan pengembalian beberapa senjata favorit pemain dengan kemampuan baru dan bonus set yang disesuaikan agar sesuai dengan paradigma perlengkapan Destiny 2 saat ini. Contohnya adalah senjata Rasputin yang disetel ulang di Cosmodrome dan senjata bertema Vex di Nessus.
Bungie menyebut bahwa tujuan utama dari update ini adalah menghidupkan kembali area yang sering dipatroli oleh para Guardian, di mana mereka dapat bertemu dan bekerja sama dalam tujuan bersama. Hal ini menjadi momen nostalgia sekaligus kesempatan terakhir bagi komunitas Destiny 2 untuk menikmati ruang publiknya sebelum game ini memasuki masa hiatus yang tidak ditentukan.
Pembaruan Monument of Triumph akan tersedia pada 9 Juni 2023, memberikan kesempatan bagi para pemain untuk kembali merasakan pengalaman Destiny 2 yang lebih hidup dan penuh interaksi sosial di dunia terbuka yang luas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan