Media KampungHarga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat kenaikan signifikan sebesar Rp36 ribu atau 1,38 persen selama periode 14-20 September 2026. Pada akhir pekan, harga emas Antam berada di level Rp2.638.000 per gram, setelah sempat mengalami fluktuasi di awal pekan.

Pergerakan harga emas Antam selama pekan ini diawali dengan penurunan tipis dari Rp2.604.000 menjadi Rp2.592.000 per gram pada 15 September, sebelum kemudian naik secara bertahap hingga mencapai puncaknya di Rp2.638.000 per gram pada 19 dan 20 September.

Baca juga:

Selain harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp21 ribu atau 0,86 persen, ditutup pada angka Rp2.473.000 per gram pada Minggu (20/9/2026). Harga buyback adalah harga yang ditawarkan Antam saat membeli kembali emas logam mulia dari konsumen.

Berikut rincian harga emas Antam ukuran 1 gram selama pekan 14-20 September 2026:

Baca juga:
TanggalHarga Emas (Rp/gram)Perubahan Harga
14 September2.602.000Turun Rp2.000
15 September2.592.000Turun Rp10.000
16 September2.593.000Naik Rp1.000
17 September2.598.000Naik Rp5.000
18 September2.623.000Naik Rp25.000
19 September2.638.000Naik Rp15.000
20 September2.638.000Stagnan

Kenaikan harga emas ini terjadi di tengah penguatan harga emas dunia yang mencapai level tertinggi mingguan pada Jumat (18/9/2026), didorong oleh koreksi harga minyak yang meredakan kekhawatiran inflasi berkepanjangan. Namun, penguatan ini terbatas oleh penguatan dolar Amerika Serikat.

Harga emas Antam bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dinamika pasar. Oleh karena itu, para investor dan masyarakat yang ingin melakukan transaksi disarankan untuk selalu memantau pembaruan harga secara berkala agar mendapatkan informasi terkini dan akurat.

Baca juga:

Selain harga emas ukuran 1 gram, Antam juga menyediakan berbagai ukuran emas batangan mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram dengan harga yang disesuaikan serta dikenakan pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen.

Harga emas Antam pernah mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah pada 29 Januari 2026, mencapai Rp3.168.000 per gram dengan harga buyback Rp2.989.000 per gram. Pergerakan harga saat ini masih di bawah level tersebut namun menunjukkan tren penguatan yang positif dalam jangka pendek.