Media Kampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan pekan ini dengan peluang menyentuh level 6.545. Pada penutupan perdagangan Jumat (31/7), IHSG menguat 0,80 persen ke posisi 6.236,126, menunjukkan sentimen positif di pasar saham domestik.

Fakta Utama dan Proyeksi

Berdasarkan analisis teknikal dari MNC Sekuritas, IHSG saat ini berada dalam tren naik yang kuat dan telah melewati level rata-rata pergerakan harian (MA20). MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berada di fase awal wave v dari wave (c) sehingga masih berpotensi menguat dengan target pada kisaran 6.352 hingga 6.545. Namun demikian, investor disarankan tetap waspada terhadap potensi koreksi jangka pendek yang dapat membawa IHSG turun ke area support di 6.029 hingga 5.839.

Baca juga:

Level resistance yang perlu diperhatikan berada pada kisaran 6.266 hingga 6.377. MNC Sekuritas juga merekomendasikan saham BRMS, ENRG, MBMA, dan PSAB sebagai pilihan untuk dicermati pada perdagangan hari ini.

Sentimen Global dan Domestik

Sentimen positif IHSG juga didukung oleh pergerakan pasar global. Indeks utama Wall Street mencatat kenaikan pada perdagangan Jumat (31/7), meskipun yield obligasi pemerintah Amerika Serikat terus meningkat ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan harga minyak Brent hingga hampir 24 persen sepanjang Juli 2026, yang dipicu oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran pasokan, turut memperkuat sentimen pasar.

Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguji level 6.300 hingga 6.380 pekan ini dengan mempertimbangkan dinamika pasar internasional dan data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis, termasuk data ketenagakerjaan yang dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed.

Baca juga:

Agenda Ekonomi Domestik

Dari sisi domestik, IHSG berhasil menutup Juli 2026 dengan catatan positif setelah mengalami return negatif selama enam bulan berturut-turut. Pekan ini, investor akan memantau sejumlah data ekonomi penting seperti Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur, inflasi, neraca perdagangan, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026, cadangan devisa, dan indeks harga properti.

Selain itu, kebijakan penurunan harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku sejak 1 Agustus 2026 diperkirakan menjadi sentimen positif tambahan bagi pasar modal Indonesia.

Rekomendasi Saham

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham ASII, AMMN, PGAS, NCKL, dan INTP sebagai pilihan utama untuk dicermati sepanjang pekan ini, menyesuaikan dengan kondisi pasar dan prospek ekonomi.

Baca juga:

Investor disarankan untuk mempertimbangkan proyeksi teknikal dan sentimen pasar sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat potensi volatilitas dan risiko koreksi tetap ada.

Keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada pertimbangan matang dan analisis menyeluruh sesuai profil risiko masing-masing.