Media Kampung – Pada perdagangan hari ini, pasangan US$/SGD tercatat pada level 1,2796, naik 0,22% dibandingkan sesi sebelumnya. Penguatan ini terjadi meski dolar AS menguat secara luas terhadap mata uang utama dunia.

Kenaikan SGD dipengaruhi oleh permintaan safe‑haven di tengah ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah dan Eropa Timur. Analis pasar menilai tekanan pada mata uang regional tetap tinggi, namun Singapore Dollar menunjukkan daya tahan relatif.

Peningkatan nilai tukar SGD dapat menambah biaya impor bagi perusahaan Indonesia yang bertransaksi dalam dolar, sekaligus mendukung ekspor berbasis Singapore.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.