Media Kampung – Komisi XI DPR RI menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sedang melaju menuju target delapan persen. Optimisme ini didasarkan pada capaian ekonomi kuartal pertama 2026 yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,61 persen.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan bahwa pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi tahun 2027 berada di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan langkah strategis yang menunjukkan arah positif menuju sasaran pertumbuhan sebesar delapan persen.
Misbakhun menekankan pentingnya kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan target tersebut. Ia menyebutkan bahwa berbagai kebijakan fiskal dan moneter terus dikaji dan diselaraskan untuk mendukung laju pertumbuhan ekonomi nasional.
“Di DPR, kami secara intensif berdiskusi mengenai kepentingan para pembuat kebijakan, baik di sektor fiskal maupun moneter, agar sinergi tercipta demi mencapai pertumbuhan yang diinginkan,” ungkap Misbakhun saat ditemui di Jakarta pada Senin, 25 Mei 2026.
Lebih lanjut, Misbakhun menyoroti kenaikan pagu belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang mencapai Rp3.842,7 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3.621,3 triliun. Peningkatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya ungkit bagi perekonomian nasional.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan masih ada pada sisi sentimen pasar dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Faktor-faktor tersebut perlu dijaga agar target pertumbuhan ekonomi dapat terealisasi sesuai harapan.
Pencapaian pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi kunci dalam mendukung stabilitas dan kemajuan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Dengan upaya bersama antara DPR dan pemerintah, diharapkan target pertumbuhan delapan persen dapat dicapai secara bertahap dan berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan