Media Kampung, Pangkalpinang — Pemerintah membangun SMA Negeri 5 Pangkalpinang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 senilai Rp6,7 miliar. Pembangunan mencakup penyediaan sarana dan prasarana pokok hingga fasilitas penunjang pembelajaran.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, mengatakan proses pembangunan dilaksanakan secara swakelola dan melibatkan warga Kelurahan Tua Tunu Indah dan Kelurahan Air Kepala 7, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang. “Kami libatkan warga agar prosesnya transparan. Kami juga memohon kepada masyarakat untuk turut mengawal dan menjaga jalannya pembangunan ini,” kata Saipul, Rabu 8 Juli 2026.
Target penyelesaian pembangunan ditetapkan pada November 2026. Setelah selesai, proses pemindahan tempat belajar siswa akan segera dilakukan. Sambil menunggu gedung baru rampung, sebanyak 53 calon siswa angkatan pertama akan ditampung sementara di lingkungan SMA Negeri 3 Pangkalpinang. Dinas Pendidikan menjamin proses administrasi akan diselesaikan agar mereka resmi tercatat sebagai siswa SMA Negeri 5 Pangkalpinang.
Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mengatakan masyarakat sangat membutuhkan SMA Negeri 5 Pangkalpinang, khususnya di Kelurahan Air Kepala Tujuh dan sekitarnya. Menurutnya, pemerintah menghadirkan sekolah baru tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan. “Saya berharap ke depannya kita juga dapat membangun SMP negeri di wilayah Tuatunu karena kawasan ini merupakan daerah dengan jumlah penduduk yang cukup padat dan membutuhkan fasilitas pendidikan yang memadai,” ujar Hidayat.
Hidayat juga meminta camat dan lurah terkait terus memantau kondisi masyarakat serta memastikan anak-anak usia sekolah tetap melanjutkan pendidikan. Dina, warga Kelurahan Air Kepala Tujuh, mengaku bersyukur karena pemerintah telah merealisasikan pembangunan sekolah yang telah lama dinantikan. “Kami sebagai warga sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur Hidayat Arsani, Pak Wali Kota, serta jajaran Dinas Pendidikan karena telah membuka sekolah baru, yaitu SMA Negeri 5. Semoga ke depannya anak-anak kami tidak lagi susah mencari sekolah negeri dan SMA Negeri 5 selalu menjadi yang terdepan,” ujarnya.





















Tinggalkan Balasan