Media Kampung – Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat PhD, menegaskan pentingnya membangun sinergi pendidikan humanis dalam menghadapi era digital yang semakin berkembang, khususnya di tengah kemajuan kecerdasan buatan. Hal ini disampaikan dalam forum Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Meet Up 2026 yang berlangsung di Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Supangat menyoroti tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, terutama bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan dengan teknologi modern. Ia menekankan bahwa menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif dan humanis menjadi kunci utama agar generasi muda tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter dan empati yang kuat.
Supangat menjelaskan bahwa sinergi antar lembaga pendidikan sangat dibutuhkan untuk menghadapi perubahan yang pesat akibat perkembangan kecerdasan buatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan dan menyiapkan siswa serta mahasiswa agar siap menghadapi tuntutan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.
Forum SAIM Meet Up 2026 sendiri menjadi wadah diskusi yang penting dalam mempertemukan berbagai pemangku kepentingan pendidikan untuk berbagi gagasan dan strategi pengembangan pendidikan yang berorientasi pada manusia. Acara ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan proses belajar yang tidak hanya berbasis teknologi tetapi juga memperhatikan aspek moral dan sosial peserta didik.
Dengan adanya dorongan dari Untag Surabaya melalui peran Wakil Rektor II ini, diharapkan lembaga pendidikan lain dapat mengikuti langkah serupa dalam mengedepankan pendidikan humanis. Penerapan pendekatan ini diyakini mampu menghasilkan generasi yang adaptif terhadap teknologi sekaligus memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
Ke depan, Untag Surabaya berencana terus mendorong inisiatif yang mendukung sinergi pendidikan humanis di era digital melalui berbagai program dan kolaborasi dengan institusi lain. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan