Media KampungHardiknas 2026 menjadi momentum penting bagi DPRD Palangka Raya untuk menekankan peningkatan kualitas pendidikan di daerahnya, selaras dengan upaya nasional yang terlihat pada perayaan di Banjarnegara.

Sabtu, 2 Mei 2026, ribuan peserta memenuhi Alun‑alun Banjarnegara dalam rangka Hari Pendidikan Nasional. Bupati Amalia Desiana menegaskan bahwa pendidikan harus mengutamakan proses memanusiakan manusia, menekankan nilai asah, asih, dan asuh sebagai fondasi utama.

Pemerintah pusat menyiapkan beasiswa Rp 3 juta per semester melalui program RPL untuk guru yang belum memiliki kualifikasi D4 atau S1. Jumlah penerima program naik drastis dari 12.500 guru pada 2025 menjadi 150 000 guru pada 2026, sekaligus menyertakan pelatihan deep learning, konseling, serta pengenalan coding dan kecerdasan buatan.

Di Jawa Timur, anggota DPRD Cahyo Harjo Prakoso menambahkan bahwa kualitas dan karakter pendidikan harus diperkuat, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Sementara itu, di Papua Barat, pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak memperingati Hardiknas dengan menampilkan busana adat siswa, sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus menumbuhkan identitas dan karakter peserta didik.

Keberagaman program dan kegiatan di berbagai provinsi menunjukkan bahwa agenda Hardiknas 2026 tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi platform untuk meninjau tantangan pendidikan, seperti kurangnya sarana, distribusi guru yang tidak merata, dan kebutuhan akan kompetensi digital.

DPRD Palangka Raya, mengikuti jejak legislatif lain, mengusulkan alokasi anggaran tambahan dalam RKPD 2027 untuk memperkuat infrastruktur sekolah, memperluas beasiswa guru, dan mendukung pelatihan teknologi bagi pendidik di wilayahnya.

Dengan dukungan kebijakan pusat dan inisiatif daerah, diharapkan kualitas pembelajaran di Palangka Raya dan seluruh Indonesia dapat meningkat, menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat berlandaskan nilai Pancasila.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.