Media KampungCatherine Hindra Sutjahyo resmi mengajukan pengunduran diri dari posisi Wakil Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada 28 Agustus 2026. Pengunduran diri ini disampaikan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia dan akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 14 Oktober 2026 untuk mendapatkan persetujuan pemegang saham sesuai peraturan OJK dan anggaran dasar perusahaan.

Pengunduran diri Catherine disebabkan oleh alasan pribadi dan keluarga. Manajemen GOTO menegaskan bahwa keputusan ini tidak berdampak negatif pada operasional, kondisi hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan. Catherine telah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sejak Juni 2025 dan sebelumnya menempati posisi penting dalam unit bisnis on-demand services GOTO.

Baca juga:

Catherine memulai kariernya di Gojek pada 2018 dan memainkan peran kunci dalam pengembangan GoFood, layanan pesan-antar makanan yang kini menjadi salah satu pemimpin pasar di Asia Tenggara. Sebelum menjadi Wakil Direktur Utama, ia juga menjabat sebagai Presiden On-Demand Services sejak 2023 dan Head of Food serta Indonesia Sales & Operations Gojek pada 2021-2022.

Selain pengalaman di Gojek dan GOTO, Catherine memiliki latar belakang sebagai CEO Alfacart dan Managing Director sekaligus Co-Founder Zalora Indonesia. Ia dikenal aktif dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pernah berbicara di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai peran korporasi dalam mendukung pengusaha perempuan.

Baca juga:

Pengunduran diri ini memicu perhatian di kalangan investor dan pelaku industri teknologi karena posisi Wakil Direktur Utama memiliki peran strategis dalam mengelola berbagai unit bisnis kompleks di GOTO. Proses pengesahan pengunduran diri Catherine akan mengikuti prosedur tata kelola perusahaan terbuka yang ketat, memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar tanpa mengganggu kinerja dan pertumbuhan perusahaan.

GOTO terus menunjukkan kinerja stabil dan optimis dalam menghadapi dinamika pasar teknologi di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan fokus pada inovasi layanan dan pemberdayaan UMKM sebagai pilar utama bisnisnya.

Baca juga: