Media Kampung – Harga minyak sawit mentah (CPO) mengalami kenaikan pada Jumat, 28 Agustus 2026, dengan harga di PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) mencapai Rp 15.800 per kilogram. Kenaikan ini tercatat sebesar Rp 92 per kilogram atau sekitar 0,59% dibandingkan harga tertinggi pada hari sebelumnya yang sebesar Rp 15.708 per kilogram.
Kenaikan harga CPO juga tercermin di perdagangan berjangka di Bursa Malaysia Derivatives Exchange, di mana kontrak acuan untuk pengiriman November 2026 naik sebesar RM 43 per ton atau 0,89% menjadi RM 4.859 per metrik ton pada tengah hari perdagangan Jumat. Meskipun demikian, harga CPO masih mengalami tekanan sepanjang pekan, turun sekitar 3,41% secara mingguan, yang berpotensi mengakhiri tren kenaikan selama tiga minggu berturut-turut.
Pergerakan Harga di Berbagai Lokasi
- Harga CPO Franco Dumai ditetapkan sebesar Rp 15.800 per kilogram.
- Harga CPO FOB Talang Duku dibuka di Rp 15.550 per kilogram, dengan penawaran tertinggi Rp 15.385 per kilogram setelah terjadi withdraw.
- Harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp 15.600 per kilogram, dengan penawaran tertinggi Rp 15.425 per kilogram setelah withdraw.
- Harga CIF Pel Kijing dan Pel Batam sama-sama Rp 15.800 per kilogram dengan penawaran tertinggi Rp 15.625 per kilogram.
- Harga PK Franco Belawan tercatat lebih rendah di Rp 13.550 per kilogram.
Faktor Pendukung Kenaikan Harga CPO
Kenaikan harga CPO didorong oleh pergerakan positif di pasar minyak nabati lainnya. Harga minyak kedelai di Bursa Dalian menguat sebesar 1,27%, dan harga minyak sawit di bursa yang sama naik 0,49%. Selain itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) juga meningkat tajam sebesar 2,31%.
Sentimen positif ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap prospek produksi minyak nabati, termasuk minyak sawit, dalam beberapa waktu mendatang. Kondisi ini turut menopang pergerakan harga CPO di Bursa Malaysia dan pasar domestik.
Perkembangan Pasar dan Dampaknya
Meski harga CPO berhasil menguat pada perdagangan Jumat, tekanan mingguan yang terjadi menggambarkan ketidakpastian pasar akibat berbagai faktor, termasuk dinamika permintaan dan pasokan global. Kenaikan harga minyak kedelai sebagai produk pesaing turut mempengaruhi pergerakan harga CPO, menunjukkan keterkaitan erat antarproduk minyak nabati di pasar internasional.
Kenaikan harga ini penting untuk diikuti oleh pelaku industri dan petani sawit karena berdampak langsung pada pendapatan dan strategi pemasaran. Informasi harga yang akurat dan terkini menjadi kunci dalam pengambilan keputusan bisnis di sektor kelapa sawit.
Informasi Tender KPBN
Berikut adalah rincian tender KPBN pada Jumat, 28 Agustus 2026 (harga Rp/kg, eksklusive PPN):
- CPO Loco PKS Luwu: No bidder
- CIF Pel Gresik: Rp 15.800 (withdraw), penawaran Rp 15.525 (WNI)
- Franco Dumai: Rp 15.800 (CTI)
- FOB Talang Duku: Rp 15.550 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 15.385 (PSCOI)
- Franco Teluk Bayur: Rp 15.600 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 15.425 (WNI)
- CIF Pel Kijing: Rp 15.800 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 15.625 (EUP)
- CIF Pel Batam: Rp 15.800 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 15.625 (EUP)
- PK Franco Belawan: Rp 13.550 (MM, T2)














Tinggalkan Balasan