Media Kampung – Komandan Satuan Siber TNI, Brigjen Juinta Omboh Sembiring, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi menyusul rencana aksi demonstrasi yang akan berlangsung pada 27 Agustus 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam kesempatan wawancara di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Dansatsiber TNI menilai bahwa banyak konten di media sosial yang berpotensi memancing provokasi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, Brigjen Juinta mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama yang mengandung narasi provokatif.
Imbauan untuk Tidak Terprovokasi
Brigjen Juinta menegaskan bahwa pesan utama dari pihaknya adalah agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memancing ketegangan. Ia mengajak warga untuk tetap tenang dan fokus pada aktivitas sehari-hari tanpa terbawa emosi akibat informasi yang belum tentu benar.
Peran Masyarakat dalam Menjaga Ketentraman
Masyarakat diharapkan dapat menyaring informasi dengan cermat dan tidak menyebarkan konten yang dapat memicu konflik. Sikap bijak ini dinilai penting untuk mencegah potensi gesekan sosial yang dapat merugikan semua pihak.
Konteks dan Pentingnya Pesan Ini
Rencana demonstrasi pada 27 Agustus ini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk aparat keamanan. Dalam situasi yang rawan provokasi, komunikasi yang jelas dan sikap tenang sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban umum.
Dengan adanya imbauan dari Dansatsiber TNI, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga suasana tetap kondusif dan tidak terjebak dalam penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab.















Tinggalkan Balasan