Media Kampung – Pada Kamis 30 April 2026 pagi, sebuah truk berukuran besar melaju tak terkendali dari turunan Flyover Slipi menuju Jalan Gatot Subroto, menimbulkan kecelakaan truk Slipi yang mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan Slipi Petamburan, Jakarta Barat. Menurut saksi mata, truk tersebut mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan truk menuruni jalur menurun dengan kecepatan tinggi, kemudian ban depan pecah dan kendaraan berbelok ke kanan, menabrak separator jalur TransJakarta serta beton pembatas. Setelah menabrak, truk berhenti di kolong flyover dekat halte Petamburan.

Saksi Asep, seorang warga setempat, mengatakan truk sempat berada di sisi kiri jalan sebelum sopir membanting setir ke kanan. Ia juga melihat seorang pengendara motor perempuan hampir tertabrak saat lampu merah berhenti, sehingga sang pengendara motor menangis terharu.

Sementara itu, beberapa pengendara ojek online yang berada di lokasi langsung membantu sopir truk keluar dari balik kemudi. Mereka berusaha menstabilkan kendaraan agar tidak meluncur lebih jauh dan menghindari bahaya tambahan bagi pengguna jalan.

Brigadir Polisi Bripka Fajar, petugas Ditlantas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa penyebab utama kecelakaan adalah rem blong yang terjadi pada truk. Ia menambahkan bahwa ban pecah menjadi pemicu truk berbelok ke kanan dan menabrak separator.

Truk tersebut diketahui berasal dari Jakarta Timur dan mengangkut sekitar 2,5 ton gulungan besi dengan tujuan ke Tangerang. Muatan berat tersebut memperparah dampak ketika truk kehilangan keseimbangan dan menabrak infrastruktur publik.

Setelah dilakukan pemeriksaan, sopir truk dinyatakan melanggar Pasal 310 ayat 1 Undang‑Undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ia dikenai sanksi tilang dengan denda maksimal Rp600.000 dan/atau kurungan paling lama satu tahun karena dianggap lalai dalam mengemudi dan merusak fasilitas umum.

Akibat tabrakan, separator jalur TransJakarta, beton pembatas, serta pagar taman milik Dinas Pertamanan mengalami kerusakan. Pihak TransJakarta dan Dinas Pertamanan menyiapkan perbaikan sementara untuk memastikan keamanan penumpang busway.

Truk telah dievakuasi pada dini hari, lalu lintas kembali normal sekitar pukul 07.30 WIB. Pihak kepolisian tetap memantau kondisi jalan dan mengingatkan pengguna kendaraan agar selalu memeriksa kondisi rem dan ban sebelum menuruni jalan menurun.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.