Media Kampung – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman kembali menuai sorotan setelah mengumumkan daftar 23 pemain untuk persiapan Piala AFF 2026, namun tiga pemain yang tampil konsisten di BRI Super League tidak masuk dalam skuad akhir. Ketidakhadiran mereka menimbulkan pertanyaan mengenai kriteria seleksi dan kemungkinan peluang mereka di masa depan Tim Garuda.

Nama pertama yang tidak dipanggil adalah kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam. Selama musim 2025/2026, Teja mencatatkan 27 penampilan dengan 16 clean sheet dan hanya 15 gol kebobolan, menjadikannya penjaga gawang dengan rekor kebobolan terendah di liga. Meskipun statistiknya melampaui Nadeo Argawinata, John Herdman memilih tetap mengandalkan kiper yang sudah memiliki pengalaman internasional.

Bek tengah Borneo FC, Komang Teguh Trisnanda, juga tidak masuk dalam daftar. Ia bermain 28 kali, menambah total empat gol, dan menjadi salah satu bek lokal paling konsisten di kompetisi. Meski pernah dipanggil ke skuad junior Timnas, Komang belum memperoleh caps senior, sehingga John Herdman tampaknya lebih memprioritaskan pemain dengan pengalaman internasional meski menit bermain mereka lebih sedikit.

Pemain ketiga yang terlewat adalah bek Bali United, Kadek Arel. Pada usianya yang masih 21 tahun, Kadek telah menorehkan 27 penampilan dengan total hampir 2.000 menit di lini belakang, mengalahkan pemain asing di klubnya. Ia pernah masuk skuad senior pada era Shin Tae-yong, namun belum kembali dipanggil oleh John Herdman meski performanya kini lebih menonjol daripada dua bek yang dipilih.

Dalam konferensi pers, John Herdman menegaskan bahwa proses seleksi melibatkan pemantauan berkelanjutan terhadap performa pemain di liga domestik serta kebutuhan taktis tim. Ia menambahkan bahwa keputusan tidak selalu mencerminkan kualitas individu, melainkan kesesuaian dengan strategi yang ingin diterapkan dalam turnamen regional.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menanggapi keputusan tersebut dengan nada kritis, menyatakan keinginannya untuk menghubungi John Herdman secara langsung demi memberi kesempatan kepada Komang. “Saya ingin meminta nomor telepon John Herdman agar bisa menjelaskan kontribusi pemain kami secara langsung,” ujarnya dalam wawancara dengan media lokal.

Sementara itu, analis sepak bola menilai bahwa ketidakhadiran ketiga pemain tersebut bisa menjadi peluang bagi pemain lain untuk tampil, namun sekaligus menimbulkan risiko kehilangan kedalaman kualitas di posisi kiper dan bek. Mereka menilai bahwa John Herdman masih memiliki ruang untuk meninjau kembali pilihan sebelum fase kompetisi dimulai.

Menjelang pemusatan latihan di Jakarta pada akhir Mei, John Herdman dijadwalkan melakukan sesi evaluasi tambahan, memberi kesempatan bagi pemain yang belum dipanggil untuk memperlihatkan kemampuan di laga persahabatan. Kondisi ini memberi sinyal bahwa daftar akhir masih bisa berubah, tergantung hasil penilaian selama fase persiapan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.