Media Kampung, Lamongan — Memasuki tahun ajaran baru, toko perlengkapan sekolah di Kabupaten Lamongan dipadati pembeli. Orang tua bersama anak-anak datang untuk melengkapi kebutuhan sekolah, mulai dari buku tulis, sampul, hingga alat tulis.
Salah satu toko yang mengalami lonjakan pembeli adalah Toko Alat Tulis Sari Warna di kawasan Kota Lamongan. Sejak tiga hari menjelang masuk sekolah, aktivitas transaksi di toko tersebut meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa.
Pemilik Toko Sari Warna, Rais mengatakan peningkatan permintaan didominasi kebutuhan perlengkapan sekolah seperti buku tulis, sampul buku, kotak pensil, dan bolpoin. Menurutnya, kepadatan pembeli diperkirakan berlangsung hingga Minggu malam atau sehari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
“Menjelang tahun ajaran baru ini ada peningkatan, terutama untuk buku tulis, sampul, kotak pensil, bolpoin, dan perlengkapan lainnya. Kepadatan pembeli mulai terasa sejak H-3 dan kemungkinan berlangsung sampai Minggu malam. Omzet kami meningkat sekitar 100 hingga 150 persen dibanding hari biasa,” katanya, Minggu 12 Juli 2026.
Ia menjelaskan, buku tulis menjadi produk yang paling banyak dicari masyarakat. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp21 ribu hingga Rp70 ribu per pak, bergantung pada merek, kualitas kertas, dan jumlah lembar.
Lonjakan pengunjung juga terlihat dari banyaknya pelajar yang datang bersama orang tua mereka untuk berbelanja. Salah satunya Intan Rohmawati (17), siswi kelas XII SMA Negeri 2 Lamongan, yang mengaku rutin membeli perlengkapan sekolah di Toko Sari Warna setiap menjelang tahun ajaran baru.
“Hari ini saya membeli buku dan perlengkapan sekolah untuk persiapan masuk sekolah hari Senin. Di sini harganya terjangkau, pilihannya juga lengkap, jadi lebih mudah mencari kebutuhan sekolah,” ujarnya.
Meningkatnya aktivitas belanja menjelang tahun ajaran baru menjadi momentum yang selalu dinantikan para pelaku usaha alat tulis di Lamongan. Selain mendongkrak omzet penjualan, tingginya permintaan juga mencerminkan antusiasme masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan pendidikan sebelum siswa kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.






















Tinggalkan Balasan