Media Kampung – PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) mencatat lonjakan laba bersih sebesar 230 persen secara tahunan menjadi Rp6,70 triliun hingga Mei 2026. Pencapaian ini didorong oleh transformasi bisnis yang mulai menunjukkan hasil signifikan, terutama dari sisi pendapatan dan EBITDA.
Dalam periode year-to-date (YTD) hingga Mei 2026, Pupuk Indonesia membukukan pendapatan Rp47,71 triliun atau tumbuh 49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. EBITDA perusahaan mencapai Rp11,36 triliun, naik 132 persen secara tahunan. Kinerja operasional yang semakin kuat menjadi fondasi utama di balik pertumbuhan laba tersebut.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, dalam pertemuan dengan Direktur Utama Pupuk Indonesia pada Jumat (19/6/2026) menekankan pentingnya menjaga konsistensi transformasi. “Transformasinya sudah mulai nunjukin hasil. Ke depan yang perlu dijaga adalah konsistensi, sambil tetap siap menghadapi perubahan pasar dan kebijakan,” ujar Dony.
Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah isu strategis yang memengaruhi industri pupuk nasional, antara lain dinamika pasar pupuk, pengelolaan risiko akibat fluktuasi harga komoditas (mark-to-market), antisipasi perubahan skema subsidi, serta penguatan tata kelola distribusi pupuk bersubsidi agar lebih tepat sasaran. Langkah-langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan sekaligus memastikan dukungan sektor pupuk terhadap produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Dony menambahkan, capaian yang diraih menunjukkan transformasi bisnis berada di jalur yang tepat. Namun, perusahaan harus terus memperkuat transformasi, pengelolaan risiko yang lebih adaptif, serta tata kelola distribusi yang semakin baik agar mampu menghadapi tantangan ke depan dan meningkatkan daya saing.
Dengan lonjakan laba 230 persen ini, Pupuk Indonesia optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan di tengah dinamika pasar dan kebijakan yang terus berkembang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan