Media Kampung – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menilai kebijakan pengetatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai langkah strategis yang berhasil memperkuat nilai tukar rupiah dan mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Menurut Andre, kedua kebijakan ini efektif membawa pulang dolar hasil ekspor yang sebelumnya disimpan di luar negeri.

Dalam keterangannya, Andre menjelaskan bahwa peningkatan pasokan dolar di dalam negeri berdampak langsung pada penguatan cadangan devisa dan penerimaan negara. “Kita sukses membawa pulang USD hasil ekspor yang selama ini diparkir di luar negeri, sehingga dampaknya nilai tukar Rupiah menguat dan IHSG meningkat,” ujarnya.

Andre juga menyoroti peran PT DSI dalam mengawasi ekspor komoditas sumber daya alam secara lebih ketat. Dengan sistem satu pintu, praktik underinvoicing dan underpricing dapat diminimalkan, sehingga penjualan dilakukan pada harga optimal dan hasilnya kembali ke sistem keuangan nasional. Hal ini dinilai mampu menyelamatkan Indonesia dari potensi kebocoran devisa besar-besaran.

“Secara pasti, ke depan kebijakan ini akan menyelamatkan Indonesia dari kebocoran USD 908 miliar yang hilang selama tiga dekade kemarin. Ini menunjukkan kebijakan ekonomi pemerintah sudah berada di jalan yang benar,” pungkas Andre.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.